Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Motor Tanpa Lampu, Tiga Pelajar di Selayar Terlibat Tabrakan di Bontomatene

badge-check

					Salah Satu Korban Mendapatkan Perawatan Medis di Puskesmas Bontomatene. (Foto: Ist) Perbesar

Salah Satu Korban Mendapatkan Perawatan Medis di Puskesmas Bontomatene. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Selayar — Suasana malam yang seharusnya tenang di Jalan Poros Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, mendadak berubah mencekam.

Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi pada Sabtu malam (17/1/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.

Pada insiden tersebut mengakibatkan beberapa korban luka, termasuk anak di bawah umur.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Suzuki Nex dan Yamaha Nmax.

Suzuki Nex diketahui dikendarai oleh seorang pelajar perempuan berinisial E (14) yang berboncengan dengan dua rekannya, Q (12) dan A (13).

Ketiganya melaju dari arah utara ke selatan dalam kondisi berboncengan tiga dan tanpa lampu kendaraan yang menyala.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Nmax yang dikendarai seorang nelayan DM. (57).

Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

Benturan keras pun terjadi di badan jalan, membuat para pengendara dan penumpang terhempas.

Akibat kejadian tersebut, pengendara Yamaha Nmax mengalami nyeri pada bagian betis kanan.

Sementara pengendara dan dua penumpang Suzuki Nex mengalami luka lecet dan luka robek.

Salah satu korban anak bahkan harus mendapatkan jahitan medis di Puskesmas Bontomatene akibat luka yang cukup serius.

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan, terutama pada bagian bodi akibat benturan keras.

Petugas piket Polsek Bontomatene yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian.

Polisi melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, mengevakuasi para korban ke puskesmas, mengamankan kendaraan, serta mencatat keterangan saksi di lokasi.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Unit Laka Polres Kepulauan Selayar untuk penanganan lebih lanjut, mengingat Polsek Bontomatene belum memiliki Unit Lalu Lintas.

Meski demikian, penanganan awal difokuskan pada langkah kemanusiaan dan pembinaan.

Kapolsek Bontomatene, IPTU Rahmat Saleh, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan edukatif, terutama karena kecelakaan melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Kami lebih mengutamakan pembinaan dan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih peduli terhadap aktivitas berkendara anak-anaknya. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegas IPTU Rahmat Saleh.

Ia juga menyoroti masih rendahnya kesadaran penggunaan helm dan kelengkapan berkendara di wilayah Bontomatene.

“Aspal di Bontomatene dan di Benteng itu sama, tidak empuk. Kalau jatuh, tetap bisa menyebabkan luka. Helm dan kelengkapan kendaraan itu untuk keselamatan pengendara sendiri, bukan karena ada atau tidaknya petugas,” ujarnya.

Kapolsek berharap peristiwa ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih aktif mengawasi anak-anaknya dalam berkendara serta menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa