Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Jelajah Sampah Makassar 2025 di Bontoala Hasilkan 299 Kg Sampah

badge-check

					Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Bontoala (dok) Perbesar

Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Bontoala (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Aksi Bersih Hari ke-6 Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Bontoala menghasilkan ratusan kilogram sampah.

Jelajah Sampah Makassar 2025 di Bontoala ini diikuti masyarakat, komunitas dan perangkat pemerintah kota makassar, seperti Camat, Lurah, RT dan RW turun melakukan aksi bersih.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ferdy Muchtar mengajak semua pihak turut serta menyukseskan kampanye tersebut.

“Gerakan ini merupakan bagian dari arah menuju Makassar Bebas Sampah 2029,” ucapnya.

Camat Bontoala turut memberikan sambutan yang menekankan urgensi pemilahan sampah dari rumah tangga.

Aksi Bersih menjadi sorotan utama setelah berhasil mengumpulkan 299,45 kilogram sampah organik dan anorganik. Sampah tersebut terkumpul dalam 38 karung, hasil kolaborasi RT/RW, satgas kebersihan, hingga warga umum.
Data tersebut dianggap menunjukkan keseriusan warga Bontoala dalam mengurangi timbulan sampah di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

Selain kegiatan pembersihan, suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah komunitas dan tenant penggiat lingkungan seperti Manggala Tanpa Sekat, Rumah Kreasi Ceceng, Tumpuk Sampah, dan Payabo.

Mereka memberikan edukasi langsung mengenai daur ulang, eco-enzyme, serta pengolahan sampah kreatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Talkshow menghadirkan Dr. Eng Irwan Ridwan Rahim, S.T., M.Si. dan Juardi, SE yang membahas pentingnya literasi persampahan dan kolaborasi lintas sektor.

Pembahasan meliputi pengurangan sampah rumah tangga, pemahaman regulasi, serta peluang kompetisi tingkat kelurahan. Peserta juga mengikuti workshop dari Rappo: Recycle Plastic yang memperkenalkan cara memanfaatkan limbah plastik menjadi produk bernilai.

Dengan seluruh rangkaian tersebut, kegiatan hari keenam di Bontoala bukan hanya menghasilkan data pengumpulan sampah, tetapi juga memperkuat kesadaran dan keterlibatan warga. Pemerintah berharap semangat ini terus berlanjut untuk membantu mewujudkan target Makassar Bebas Sampah 2029.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lepas JCH Makassar, Munafri Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

29 April 2026 - 13:38 WITA

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 13:10 WITA

Trending di Makassar