Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Nelayan di Selayar Hilang Saat Periksa Isyarat Lampu di Tengah Laut, Polisi Bergerak Lakukan Pencarian

badge-check

					Polisi Bersama Warga Setempat Lakukan Pencarian Nelayan Hilang di Laut. (Foto: Istimewa) Perbesar

Polisi Bersama Warga Setempat Lakukan Pencarian Nelayan Hilang di Laut. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Selayar – Seorang nelayan asal Dusun Balabara, Desa Appatanah, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, dilaporkan hilang di sekitar perairan Appatanah sejak Senin malam (13/10/2025).

Korban diketahui bernama Muh. Ilham (30), yang sehari-hari melaut seorang diri menggunakan sampan kecil.

Menurut laporan Kapolsek Bontosikuyu AKP Daniel, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 18.00 Wita untuk melaut.

Sekitar dua jam kemudian, korban sempat kembali ke rumah untuk mengambil sesuatu, sambil menceritakan bahwa ia melihat seseorang memberi isyarat meminta pertolongan dengan senter di sekitar Lampu Mercusuar Appatanah, berjarak sekitar satu mil laut dari daratan.

“Setelah menyampaikan hal itu, korban kembali ke laut menuju arah lampu mercusuar untuk memeriksa keadaan. Namun hingga pagi hari, korban tidak kembali ke rumah,” jelas AKP Daniel.

Warga bersama pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Dalam prosesnya, warga menemukan sampan milik korban di dekat mercusuar dengan kondisi jangkar telah diturunkan, namun korban tidak ditemukan.

Kanit Intel Polsek Bontosikuyu, Bripka I Nyoman Rudiana, mengatakan pencarian sementara dilakukan di sekitar pantai karena kondisi air laut yang sedang surut.

“Air lagi surut sehingga kapal belum bisa keluar. Untuk sementara kami menyisir di sekitar pantai sambil menunggu air pasang,” ujarnya.

Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilanjutkan dengan melibatkan aparat kepolisian, Basarnas, TNI Angkatan Laut, pemerintah desa, serta masyarakat nelayan setempat.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan telah menerima laporan resmi dan menginstruksikan jajarannya untuk membantu penuh proses pencarian.

Ia juga mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu.

“Kerja sama lintas instansi dan kepedulian masyarakat pesisir menjadi faktor penting dalam setiap upaya penyelamatan di wilayah perairan Selayar,” tegas AKBP Didid Imawan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa