Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Dirjenpas Tekankan Pembinaan dan Razia Rutin, Lapas Makassar Ikuti Arahan Virtual

badge-check

					Dirjenpas Tekankan Pembinaan dan Razia Rutin, Lapas Makassar Ikuti Arahan Virtual Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar mengikuti pengarahan langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Brigjen Pol. Drs. Mashudi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual pada Jumat, 9 Mei 2025.

Pengarahan berlangsung di Media Center Lapas Kelas I Makassar.

Kepala Lapas, Sutarno, hadir bersama para pejabat struktural dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pengamanan.

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Mashudi menegaskan pentingnya peran pimpinan di lingkungan pemasyarakatan.

Ia menyebut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan Kepala UPT harus aktif dalam pembinaan dan pengawasan.

Mashudi meminta seluruh jajaran agar memahami dan menjalankan peran sesuai dengan jabatan masing-masing.

Atasan diharapkan menjadi panutan, sementara bawahan diminta patuh dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

“Setiap pegawai harus tahu posisi dan tugasnya. Hubungan atasan dan bawahan harus berjalan harmonis dan profesional,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembinaan secara rutin terhadap warga binaan.

Pembinaan harus mencakup aspek mental dan kerohanian.

Dirjenpas menyarankan agar kegiatan pramuka dan bela negara dimasukkan dalam program pembinaan.

Menurutnya, itu bisa memperkuat karakter dan kedisiplinan warga binaan.

Mashudi kemudian mengingatkan tentang pentingnya pelaksanaan razia rutin.

Ia menyebut razia wajib dilakukan secara konsisten di seluruh UPT Pemasyarakatan.

Pelaksanaan razia, lanjutnya, harus tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

Tujuannya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas dan Rutan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

Kerja sama lintas instansi dianggap kunci keberhasilan sistem pemasyarakatan.

“Koordinasi yang baik antar lembaga akan memperkuat sistem yang ada. Sinergi harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tutup Mashudi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Trending di Makassar