Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Era Prof Zudan, Pemprov Raih Pendapatan Tertinggi Rp 9,8 T dalam 5 Tahun Terakhir

badge-check

					Era Prof Zudan, Pemprov Raih Pendapatan Tertinggi Rp 9,8 T dalam 5 Tahun Terakhir Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Pemerintah Provinsi (Pemprov) mencatatkan pendapatan daerah tertinggi di era Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024 ini pun menjadi yang tertinggi jika melihat 5 tahun terkahir. Era Prof Zudan Arif Fakrulloh dalam 7 bulan menjabat berhasil mendorong pemasukan daerah.

“Realisasi pendapatan daerah data dari Bapenda dan BKAR capaian ini yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir selama Rp 9,8 Triliun, Realisasi belanja kita Rp 9.09 T,” ucapnya saat konferensi pers capaian akhir tahun Pemprov Sulsel. Selasa (31/12/2024).

Baca Juga: PUKAT: Penyelesaian Korupsi di Indonesia Seperti Bakar Obat Nyamuk

Baca Juga :  Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

Meski begitu dari Realisasi Pendapatan sebesar Rp. 9.801.907.776.691,42 baru tercapai 96,44 persen dari target Rp. 10.163.532.219.616,00.

Sedangkan realisasi belanja sebesar Rp. 9.095.442.110.551,28 atau 90,44% dari target Rp. 10.056.829.879.589,27.

Beberapa capaian indikator makro Pemprov Sulsel di era Prof Zudan Arif Fakrulloh hingga akhir tahun 2024 ini, Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan sebesar 5.08, tingkat Inflasi sebesar 1,52 persen.

“Lalu Gini Ratio Sulawesi Selatan sebesar 0,363, Angka Kemiskinan pada Angka 8,06, tingkat Pengangguran Terbuka pada Angka 4,19 persen, Indeks Pembangunan Manusia sebesar 75,18 dan PDRB Perkapita sebesar 69,70 persen,” ungkap Prof Zuda.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Trending di News