Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Utang Fintech P2PL di Sulsel Rp1,33 Triliun dari 365.064 Debitur

badge-check

					Kepala OJK Sulselbar Darwisman (dok) Perbesar

Kepala OJK Sulselbar Darwisman (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat utang pinjaman online (Pinjol) fintech peer to peer lending (Fintech P2PL) di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus alami pertumbuhan.

Kepala OJK Sulselbar Darwisman mengatakan fintech peer to peer lending (Fintech P2PL) di Sulsel mencatatkan kinerja positif yang tercermin dari peningkatan jumlah outstanding pinjaman atau utang.

“Tumbuh sebesar 31,60 persen menjadi Rp1,33 triliun dengan tingkat wanprestasi yang terjaga yaitu sebesar 1,89 persen,” ucapnya.

Berdasarkan data OJK outstanding pinjaman online di Sulsel terus tumbuh dari tahun ke tahun, pada 2020 capai Rp 307 miliar, 2021 naik Rp 618 miliar, 2022 tembus Rp 1.015 triliun.

Baca Juga :  Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

Kemudian pada 2023 meningkat lagi sampai Rp 1.182 Triliun dan update data 2024 saat ini tercatat Rp 1.330 Triliun dengan jumlah debitur 365.064 rekening.

Pertumbuhan ini sejalan dengan kinerja
Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulsel posisi Maret 2024 (yoy) juga menunjukkan kinerja positif pada beberapa industri.

Kinerja perusahaan pembiayaan mampu tumbuh positif, tercermin dari total piutang pembiayaan yang tumbuh 13,23 persen menjadi Rp18,29 triliun.

Begitu pula dengan pembiayaan modal ventura tumbuh 5,18 persen menjadi Rp394 miliar, pinjaman yang disalurkan pergadaian juga tumbuh sebesar 30,00 persen menjadi Rp6,40 triliun.

Selain itu, total aset dana pensiun juga berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,34 persen menjadi Rp1,55 triliun pada posisi Februari 2024.

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Trending di Makassar