Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

633 Kasus Baru Omicron Ditemukan di Inggris

badge-check

					Para calon penumpang antre di bagian lapor diri Maskapai Penerbangan Virgin Atlantic dan Delta Air yang akan menuju ke Amerika Serikat di Terminal 3, Bandara Internasional Heathrow, London, Inggris, Senin (8/11/2021). Amerika Serikat mengizinkan masuk warga negara asing dari 26 negara yang sudah divaksinasi COVID-19 secara penuh via jalur udara maupun darat mulai 8 November 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/Henry Nicholls/wsj) Perbesar

Para calon penumpang antre di bagian lapor diri Maskapai Penerbangan Virgin Atlantic dan Delta Air yang akan menuju ke Amerika Serikat di Terminal 3, Bandara Internasional Heathrow, London, Inggris, Senin (8/11/2021). Amerika Serikat mengizinkan masuk warga negara asing dari 26 negara yang sudah divaksinasi COVID-19 secara penuh via jalur udara maupun darat mulai 8 November 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/Henry Nicholls/wsj)

BERITA.NEWS, London – Sebanyak 633 kasus baru Omicron ditemukan di Inggris sehingga secara keseluruhan varian tersebut berjumlah 1.898 kasus, menurut otoritas kesehatan Inggris pada Sabtu (11/12/2021).

Angka itu merupakan lonjakan harian tertinggi sejak Omicron terdeteksi di Inggris.

Data terbaru itu muncul saat para pakar memperingatkan bahwa Omicron dapat menyebabkan antara 25.000-75.000 kematian di Inggris pada akhir April jika tidak ada tindakan ekstra yang diterapkan.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) memperkirakan bahwa jika Omicron terus mengganas, varian tersebut akan menjadi varian dominan, yang menyumbang lebih dari 50 persen dari total kasus COVID-19 di Inggris pada pertengahan Desember.

Pihaknya juga memprediksikan bahwa jika tren saat ini masih tetap sama, kasus Omicron di Inggris akan melampaui angka 1 juta kasus pada akhir Desember ini.

Inggris melaporkan tambahan 54.073 kasus COVID-19, sehingga totalnya menjadi 10.771.444 kasus, menurut data resmi yang dirilis pada Sabtu.

Otoritas juga mencatat 132 kematian baru, sehingga secara keseluruhan berjumlah 146.387 kematian. Sementara itu, sebanyak 7.413 pasien COVID-19 masih dirawat di rumah sakit.

Lebih dari 89 persen warga berusia 12 tahun ke atas di Inggris telah mendapatkan dosis pertama vaksin dan lebih dari 81 persen telah mendapatkan dosis kedua, berdasarkan laporan terbaru.

Sebanyak lebih dari 39 persen populasi sudah menerima vaksin booster COVID-19.

Untuk kembali hidup normal sejumlah negara seperti Inggris, China, Jerman, Rusia dan Amerika Serikat berpacu dengan waktu untuk meluncurkan vaksin COVID-19.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional