Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

35 Mahasiswa Selayar Terkatung-katung saat Ingin Pulang, Ditampung di Rusunawa Bantaeng

badge-check

					Puluhan mahasiswa Selayar yang menunggu kepastian untuk berlayar ke kampung halamannya. Perbesar

Puluhan mahasiswa Selayar yang menunggu kepastian untuk berlayar ke kampung halamannya.

BERITA.NEWS, Bantaeng – Puluhan warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, sempat terkatung-katung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di Kampung Birea, Desa Pa’jukukang, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Mereka adalah mahasiswa dari Kabupaten Selayar yang menimba ilmu di Kota Makassar. Namun karena kampus diliburkan, mereka berencana untuk pulang ke kampung halaman.

Namun sebanyak 35 orang mahasiswa dan pelajar ini tak dapat izin menyeberang dikarenakan Kabupaten Kepulauan Selayar saat ini menetapkan karantina kewilayahan diakibatkan Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantaeng, Bakhtiar, kalau pihak Syahbandar menolak mereka karena memang kapalnya bukan muatan penumpang, hanya untuk muatan barang saja.

“Tadi baru kami dihubungi pihak Syahbandar bahwa ada 35 orang yang hendak berlabuh ke Kepulauan Selayar,” ucapnya Rabu (1/4/2020).

Menurut Bakhtiar, kalau pihak Syahbandar tak mau tandatangani penyeberangan para mahasiswa ini karena takut jangan sampai ada apa-apa dalam perjalanan.

Baca Juga :  Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

Diketahui warga asal Kabupaten Kepulauan Selayar tersebut sudah berada di TPI Birea sejak Selasa (30/3/2020).

Untuk sementara Pemda Bantaeng memberikan fasilitas menginap di Rusunawa Mattoanging yang terletak di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng sampai ada solusi dari para pucuk pimpinan.

Sementara dari sisi kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan menuturkan bahwa sejauh ini pihaknya telah melakukan penyemprotan anti septik dan pengecekan suhu tubuh.

“Tim dari Puskesmas sudah cek suhu tubuh dan hasilnya mereka masih normal. Meski begitu kita tetap pantau mereka selama di Bantaeng, apalagi kan mereka dari Makassar, daerah yang saat ini ditetapkan sebagai transmisi lokal corona,” jelas Ihsan.

Dia juga menyebut, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menginstruksikan agar menampung mahasiswa dan pelajar asal Kabupaten Kepulauan Selayar ini di Rusunawa Mattoanging sampai nanti ada solusi pemulangan untuk mereka.

Rusunawa Mattoanging sendiri sudah disiapkan Pemda Bantaeng sewaktu-waktu dibutuhkan di saat mendesak. Di sana juga telah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan.

. Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Trending di News