Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

31 Tentara Kolombia Dipecat Atas Kejahatan Seksual di Bawah Umur

badge-check

					Ilustrasi. Petani dan anggota organisasi hak asasi manusia berbincang dengan beberapa tentara di daerah pedesaan Miranda, Cauca, Kolombia, Kamis (28/6/2012). Petani dan warga asli meminta tentara untuk memindahkan markas militer yang dibangun di wilayah mereka karena dianggap dapat mengancam keselamatan mereka apabila terjadi bentrokan dengan gerilyawan Pasukan Bersenjata Revolusi Kolombia (FARC). (ANTARA/REUTERS/Jaime Saldarriaga/TM) Perbesar

Ilustrasi. Petani dan anggota organisasi hak asasi manusia berbincang dengan beberapa tentara di daerah pedesaan Miranda, Cauca, Kolombia, Kamis (28/6/2012). Petani dan warga asli meminta tentara untuk memindahkan markas militer yang dibangun di wilayah mereka karena dianggap dapat mengancam keselamatan mereka apabila terjadi bentrokan dengan gerilyawan Pasukan Bersenjata Revolusi Kolombia (FARC). (ANTARA/REUTERS/Jaime Saldarriaga/TM)

BERITA.NEWS, Bogota – Kolombia pada Jumat (3/7) menyatakan memecat 31 anggota angkatan darat yang diduga terlibat dalam kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.

Pemecatan dilakukan di tengah kemunculan banyak dugaan kasus kejahatan seksual anak-anak yang dilakukan oleh tentara.

“Sebanyak 31 anggota telah dipecat dari institusi, mereka terdiri dari 12 perwira golongan rendah dan 19 prajurit. Langkah administratif ini diambil sejalan dengan norma hukum yang mengatur personel serta keputusan pimpinan,” kata Angkatan Darat Kolombia dalam pernyataan.

Para anggota yang baru dipecat itu juga kemudian akan menjalani penyelidikan disiplin dan kriminal, yang dapat menjebloskan mereka ke penjara.

Kasus baru tersebut menambah panjang daftar pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur di kalangan tentara. Sedikitnya 118 anggota angkatan darat telah menjalani penyelidikan atas tuduhan tersebut sejak 2016.

Sebelumnya, pada pekan lalu, sebanyak tujuh prajurit ditangkap atas tuduhan kejahatan seksual terhadap seorang perempuan dari suku pribumi di Provinsi Risaralda. Ketujuh tentara itu beserta tiga atasan mereka telah dipecat, sementara dua perwira tingkat lebih tinggi sudah dimutasikan.

Kasus lainnya juga muncul akhir pekan lalu, yaitu menyangkut seorang perempuan yang diduga mengalami kekerasan seksual oleh sejumlah prajurit selama ditahan beberapa hari, tanpa makanan atau minuman, di markas tentara di Provinsi Guaviare.

Angkatan Darat Kolombia menyangkal tuduhan upaya sistematis untuk melindungi para anggota yang terlibat kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.

Institusi itu mempunyai 240.000 anggota dan memimpin upaya negara untuk menumpas kelompok gerilya sayap kiri dan geng-geng kriminal yang didirikan oleh para mantan anggota kelompok paramiliter sayap kanan.

Para korban dan kalangan pembela hak asasi manusia telah sekian lama menuding Angkatan Darat Kolombia melakukan pelanggaran HAM selama lebih dari lima dekade konflik internal berlangsung di negara itu.

  • REUTERS/ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional