Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

30 Ribu Warga Bulukumba Terancam Kehilangan BPJS Gratis? Pemkab Ungkap Fakta Mengejutkan

badge-check

					30 Ribu Warga Bulukumba Terancam Kehilangan BPJS Gratis? Pemkab Ungkap Fakta Mengejutkan Perbesar

 

BERITA.NEWS, Bulukumba — Sebanyak 30 ribu nama penerima BPJS Kesehatan gratis di Kabupaten Bulukumba kini masuk dalam tahap evaluasi besar-besaran yang dilakukan pemerintah daerah.

Langkah ini memicu perhatian publik karena menyangkut keberlanjutan jaminan kesehatan ribuan warga.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, Dr. Amrullah, mengungkapkan bahwa evaluasi tersebut dilakukan menyusul perubahan kebijakan pendanaan.

Pemerintah daerah harus menyesuaikan jumlah penerima dengan kemampuan anggaran, terlebih mulai tahun 2026 dana sharing dari Pemerintah Provinsi Sulsel dipastikan tidak lagi menanggung BPJS Kesehatan.

“Disesuaikan dengan ketersediaan dana kalau tanpa dana sharing provinsi,” jelas Amrullah kepada wartawan di Bulukumba, Senin (1/12/2025).

Baca Juga :  Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

Ia merinci bahwa anggaran BPJS Kesehatan tahun ini sebesar Rp31,5 miliar yang bersumber dari pajak rokok, ditambah Rp14,6 miliar dari dana sharing provinsi. Namun, porsi dana sharing tersebut tak akan lagi dikucurkan ke depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bulukumba, Hj Darmawati, menyebut bahwa 30 ribu nama yang dievaluasi merupakan data dari Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) BPS.

Mereka berada di kategori desil 6 hingga 10, sehingga dinilai tidak memenuhi syarat sebagai penerima BPJS gratis.

Meski demikian, Darmawati menegaskan bahwa verifikasi faktual tetap dilakukan tanpa pandang bulu.

“Kalau pun peserta PBPU yang terdata desil 6 sampai 10, tapi hasil verifikasi lapangan menunjukkan mereka miskin dan terlantar, tetap akan kami usulkan kembali melalui musyawarah desa dan usulan SLRT,” ujarnya.

Evaluasi ini diharapkan dapat menjamin program BPJS Kesehatan gratis tetap tepat sasaran, serta tidak membebani kemampuan keuangan daerah.

Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang menunggu hasil verifikasi lanjutan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

BKAD Turun Tangan! Kendaraan Dinas OPD Pemkab Bulukumba Disisir, Ada yang Hilang?

13 April 2026 - 18:02 WITA

kendaraan-dinas

Sertijab Polres Bulukumba Digelar, 10 Perwira Polres Bulukumba Resmi Berganti

13 April 2026 - 17:47 WITA

sertijab

Eksekusi Dramatis di Ujung Loe Bulukumba, Rumah Dibongkar Pakai Ekskavator

8 April 2026 - 20:33 WITA

sengketa-lahan

Resmi Berlaku! Cara Baru Urus KTP di Bulukumba Bikin Warga Tak Perlu Antre Pagi-Pagi

7 April 2026 - 22:14 WITA

ktp
Trending di Bulukumba