Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

110 Kali Gempa Bumi Susulan Terjadi di Laut Maluku

badge-check

					Belasan rumah warga di Pulau Batang Dua Ternate, terutama di Pulau Mayau mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 yang melanda Malut pada Jumat (15/11) dini hari (Abdul Fatah) Perbesar

Belasan rumah warga di Pulau Batang Dua Ternate, terutama di Pulau Mayau mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 yang melanda Malut pada Jumat (15/11) dini hari (Abdul Fatah)

BERITA.NEWS, Jakarta – Sebanyak 110 kali gempa bumi susulan (aftershock) terjadi di Laut Maluku setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (14/11) malam.

Informasi dari Humas BMKG Taufan Maulana yang diterima di Jakarta, Jumat (15/11/2019) mengatakan, gempa bumi susulan tersebut terdata hingga pukul 14.00 WIB.

BMKG mencatat, jumlah gempa bumi susulan yang dirasakan sebanyak tujuh kali sedangkan magnitudo lebih dari lima terjadi sebanyak 13 kali.

Gempa yang paling sering terjadi dengan magnitudo 4-5 yaitu sebanyak 53 kali, sementara yang berkekuatan di bawah magnitudo 4 sebanyak 44 kali. Demikian dilansir dari Antara.

Sebelumnya gempa bumi dengan magnitudo 7,1 mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB di 134 km barat laut Jailolo dengan kedalaman 73 km. BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang diakhiri pukul 01.45 WIB pada Jumat (15/11).

Hasil monitoring muka air laut (tide gauge) mencatat tsunami kecil di Ternate setinggi enam centimeter pukul 23.43 WIB, Jailolo setinggi sembilan Centimeter pukul 23.43 WIB dan Bitung setinggi 10 Cm pada Jumat (15/11) pukul 00.08 WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sejauh ini dua orang mengalami luka-luka dan 19 bangunan rusak akibat gempa.

Berdasarkan laporan BNPB kondisi daerah-daerah yang terdampak gempa berangsur normal pada Jumat pagi. Namun masih ada masyarakat yang mengungsi ke tempat tinggi karena masih terjadi gempa susulan.

Gempa yang terjadi Kamis malam tersebut merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam Lempeng Laut Maluku. Hasil mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional