Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Zero Corona, Bantaeng Belum Berlakukan Belajar di Sekolah, Ini Alasannya

badge-check

					Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris. Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris.

BERITA.NEWS, Bantaeng – Walaupun Kabupaten Bantaeng dinyatakan ‘zero’ dalam kasus Corona (covid-19), namun proses pembelajaran masih belum bisa dilakukan di sekolah.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya cluster kasus corona di kalangan para pelajar.

Kepal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris mengatakan kalau dirinya tidak ingin mempertaruhkan kesehatan anak didik dengan membuka pembelajaran di sekolah.

“Kita tidak ingin mempertaruhkan nasib kesehatan anak didik kita dengan membuka pembelajaran di sekolah,” ucapnya saat ditemui, Kamis (6/8/2020).

Hal itu disebabkan karena tidak ada yang bisa menjamin nantinya di kalangan anak didik bisa menerapkan protap kesehatan dengan menjaga jarak, dan menggunakan masker.

“Anak-anak kan kebiasaanya senang berkumpul di waktu istirahat. Kalaupun protap kesehatan bisa diterapkan disaat itu akan tetapi tetap ada peluang untuk berkumpul sepulang sekolah sehingga akan ada celah untuk terbentuknya cluster baru,” tuturnya.

Menurutnya hal seperti itu sangat rawan terjadi untuk anak didik yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) atau Sekolah Dasar (SD).

“Siapa yang bisa menjamin anak TK dan SD tidak menjadikan masker sebagai aksesoris yang berpeluang mereka ini bisa saling tukar memakai,” tuturnya.

Dasar inilah menurut Haris, sehingga proses pembelajaran masih berjalan sesuai dengan prosedural masa pandemi.

“Karena proses pembelajaran yang berbeda maka dibuatlah beberapa metode dan kurikulum baru sambil menunggu masa pandemi ini selesai,” jelaanya.

Namun walaupun demikian sudah ada beberapa guru yang melakukan aktivitas kembali di sekolah untuk menyusun kurikulum yang baru.

Dia menyampaikan kalau untuk menjamin mutu pendidikan maka pihaknya kerap melakukan peninjauan langsung.

“Kami juga berusaha memberikan penjelasan kepada orang tua anak didik bahwa walaupun pembelajaran dilakukan di rumah akan tetapi kami selalu hadir ditengah para peserta anak didik,” katanya.

Hal itu dilakukan dengan turunnya para kepala bidang memantau langsung pergerakan para guru di rumah para anak didik.

. SAHARUDDIN

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelayanan Tak Libur! Disdukcapil Bantaeng Pastikan Dokumen Warga Tetap Aman Selama Ramadan

24 Februari 2026 - 18:54 WITA

administrasi kependudukan

Disdukcapil Bantaeng Catat Ribuan Layanan Adminduk Sepanjang 2025, IKD Hampir Tembus 10 Ribu

15 Januari 2026 - 11:22 WITA

data penduduk

500 Eks Buruh Huadi Bangkit! Resmi Bentuk Serikat Baru untuk Lawan Ketidakadilan dan Tuntut Hak yang Tak Dibayar

13 Oktober 2025 - 12:59 WITA

Serikat Buruh

Tiga Kali Keguguran, Eks Buruh PT Huadi Bantaeng Ceritakan Derita di Balik Pabrik Nikel

13 Oktober 2025 - 12:00 WITA

Buruh

Eks Karyawan PT Huadi Bantaeng Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan: Hak Kami Diabaikan

12 Oktober 2025 - 13:00 WITA

PHK Buruh
Trending di Bantaeng