BERITA.NEWS, Pandeglang – Selain Menkopolhukam Wiranto, ajudan dan seorang polisi juga kena tusuk dan saat ini sedang mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang.
“Informasinya memang ajudan Wiranto dan seorang polisi juga kena tusuk, tapi belum ada yang bisa dimintai keterangan,” kata Rangga Ekaputera, kontributor Antara melaporkan dari RSUD Berkah Pandeglang.

Menurut Rangga, kondisi RSUD Berkah dipenuh oleh petugas dan masyarakat. Keterangan resmi rencananya akan diberikan pihak Pemkab Pandeglang.
Belum ada pihak terkait yang bisa dikonfirmasi atau memberikan keterangan terkait kejadian penusukan yang dialami Menkopolhukam Wiranto usia peresmian gedung Mathlaul Anwar di Menes Pandeglang.
Sebelumnya beredar video di media sosial mengenai kejadian penusukan Menkopolhukam Wiranto oleh seseorang yang tidak dikenal. Informasi yang diperoleh, saat kejadian tersebut Wiranto baru turun dari mobil dan hendak naik helikopter. Tiba-tiba ada seseorang yang menyerang dengan menggunakan pisau.
Kapolsek Kena Tusuk
Selain Wiranto, seorang polisi juga terkena tusuk. Polisi itu ternyata Kapolsek.
“Kapolseknya kena tusuk,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis (10/10/2019).
Informasi yang dihimpun, polisi tersebut adalah Kapolsek Menes Kompol Dariyanto. Kompol Dariyanto terluka di bagian punggung akibat kejadian itu.
Penyerangan dilakukan saat Wiranto turun dari mobil. Seseorang yang mengenakan celana pendek mencoba menusuk Wiranto. Pelaku bersenjata tajam yang mencoba menusuk Wiranto diduga terpapar ISIS.
“Diduga terpapar ISIS,” sambung Dedi.
Pria berpisau dan istrinya ditangkap polisi. Saat ini keduanya diinterogasi polisi.
. detikcom/antara
![]()
























