Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Waspada! BMKG Prediksi Hujan di Parepare, BPBD Siaga 24 Jam di Titik Rawan Banjir

badge-check

					Angin Kencang Landa Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu) Perbesar

Angin Kencang Landa Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu)

BERITA.NEWS, Parepare — Warga Parepare diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan.

Peringatan tersebut terkait potensi hujan yang diprediksi dapat memicu genangan di sejumlah wilayah rawan.

Menindaklanjuti hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare langsung bergerak cepat.

Sejak beberapa hari terakhir, tim BPBD terus melakukan pemantauan intensif di kawasan yang dinilai berpotensi mengalami banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rasdy, menegaskan bahwa pihaknya telah berada dalam posisi siaga penuh.

Bahkan, pemantauan tidak hanya dilakukan saat peringatan dirilis, tetapi sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya.

“Tidak hanya besok saja kami melakukan pemantauan. Sejak beberapa hari ini kami terus siaga terhadap wilayah yang berpotensi banjir,” ujar Rasdy, Selasa (06/01/2026).

Sebagai langkah kesiapsiagaan, BPBD Parepare juga telah membuka posko induk yang melibatkan sejumlah instansi terkait.

Keberadaan posko ini memungkinkan tim bergerak cepat jika sewaktu-waktu terjadi banjir di titik rawan.

“Teman-teman yang tergabung dalam posko sudah standby. Apabila ada kejadian, kami langsung turun,” jelasnya.

Meski sejumlah titik telah dipantau secara intensif, kondisi Parepare masih terbilang aman.

Rasdy mengungkapkan bahwa genangan yang terjadi belakangan ini belum masuk kategori banjir, melainkan luapan air akibat kapasitas drainase yang tidak mampu menampung debit air.

“Alhamdulillah, sampai hari ini walaupun ada genangan, tapi itu bukan banjir. Itu hanya luapan air dari drainase,” tutupnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai