Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Warga Binaan Rutan Sinjai Ubah Limbah Batok Kelapa Jadi Karya Seni Bernilai Tinggi

badge-check

					Miniatur Tugu Bambu Sinjai Bersatu Karya Warga Binaan Rutan Sinjai. (Foto: Istimewa) Perbesar

Miniatur Tugu Bambu Sinjai Bersatu Karya Warga Binaan Rutan Sinjai. (Foto: Istimewa)

SINJAI, BERITA.NEWS – Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sinjai sukses mengolah limbah batok kelapa menjadi miniatur Tugu Sinjai Bersatu melalui program pembinaan kemandirian.

Limbah batok kelapa, yang selama ini hanya dianggap tidak bernilai dan sering dibakar, kini disulap menjadi karya seni bernilai ekonomis.

Kabupaten Sinjai, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa, sering kali menghadapi persoalan limbah batok kelapa yang melimpah.

Namun, tangan-tangan kreatif warga binaan kini mampu mengubah bahan sederhana tersebut menjadi produk berkualitas tinggi, baik secara estetika maupun ekonomi.

Kepala Rutan Sinjai, Darman Syah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan produktif bagi warga binaan.

“Kami ingin memberikan mereka keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah bebas nanti. Batok kelapa dipilih karena mudah ditemukan di lingkungan sekitar, dan proses pengolahannya sederhana tetapi menghasilkan produk yang unik dan bernilai tinggi,” ujar Darman pada Rabu (22/01/2025).

Miniatur Tugu Sinjai Bersatu merupakan salah satu dari berbagai produk kreatif yang telah dihasilkan oleh warga binaan Rutan Sinjai.

Sebelumnya, warga binaan juga berhasil membuat berbagai kerajinan lain, seperti cincin, tempat tisu, asbak, dan produk lainnya dari bahan daur ulang.

Semua kerajinan tersebut dibuat dengan penuh ketelitian dan kreativitas.

Salah seorang warga binaan, yang aktif terlibat dalam program ini, mengungkapkan kebanggaannya atas keterampilan baru yang ia peroleh.

“Dulu saya tidak pernah berpikir limbah seperti batok kelapa bisa diolah jadi sesuatu yang bermanfaat. Sekarang, saya merasa punya bekal keterampilan yang bisa saya gunakan setelah keluar dari sini,” tuturnya dengan semangat.

Produk hasil kerajinan ini memiliki potensi besar untuk dipasarkan, baik di dalam maupun luar Kabupaten Sinjai.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan, produk ini juga diharapkan dapat menjadi kebanggaan lokal yang memperkenalkan kreativitas masyarakat Sinjai ke tingkat yang lebih luas.

Darman Syah berharap program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan semangat positif kepada warga binaan agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan juga memiliki potensi untuk berkarya dan berkontribusi. Dengan bekal keterampilan ini, kami berharap mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik setelah masa tahanan selesai,” pungkasnya.

Langkah ini tidak hanya membuktikan potensi besar dari limbah sederhana seperti batok kelapa, tetapi juga memberikan harapan baru bagi warga binaan untuk memperbaiki masa depan mereka.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai