BERITA.NEWS,Makassar– Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat tren pengangguran di Sulsel menurun di era Gubernur Andi Sudirman Sulaiman sebanyak 24,62 ribu orang.
Kepala BPS Sulsel, Aryanto memaparkan, bahwa per bulan Februari 2023, penduduk usia kerja 7,08 juta orang atau mengalami kenaikan 103,03 ribu orang.

Penduduk usia kerja itu terdiri dari 4,56 juta orang angkatan kerja dan 2,52 juta bukan angkatan kerja.
Dari 4,56 juta orang angkatan kerja terdiri dari 4,32 juta yang bekerja dan 0,24 juta orang pengangguran.
Jika bandingkan Februari 2022, angka pengangguran berkurang 24,62 ribu orang.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi sulawesi Selatan Bulan Februari 2023 sebesar 5,26 persen,
lebih rendah bandingkan tahun sebelumnya, 5,75 persen.
Bahkan lebih rendah bandingkan dengan masa sebelum pandemi (Februari 2020 = 5,70 persen),” jelasnya.
TPT Provinsi Sulsel bahkan lebih rendah bandingkan pengangguran Nasional 5,45 persen.
Februari 2023, tingkat pengangguran sebesar 5,26 persen; di 2022 tercatat 5,75 persen; 2021 ada 5,79 persen; dan 2020 yaitu 5,70 persen.
Sektor pertanian menyerap tenaga kerja terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu sebesar 36,74 persen.
Tren perbaikan ketenagakerjaan itu tidak lepas dari peran serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
“Alhamdulillah, angka pengangguran di Sulawesi Selatan mengalami penurunan 24,62 ribu orang atau 5,26 persen,
lebih rendah bandingkan tahun sebelumnya, 5,75 persen,” kata Andi Sudirman.
Pemprov Sulsel, kata dia, terus berinovasi menghadirkan program dengan peningkatan SDM untuk pembukaan lapangan pekerjaan.
Hal itu akan berdampak pada perekonomian serta menekan angka pengangguran melalui penciptaan lapangan pekerjaan.
Faktor lain terjadinya penurunan persentase TPT, kata dia, dengan sejumlah program dalam mendorong peningkatan UMKM.
“Kita melakukan langkah-langkah dalam mendorong peningkatan UMKM, masyarakat ekonomi kecil dan menengah,
sehingga memberikan pengaruh dalam penurunan angka pengangguran kita,” jelasnya.
![]()





























