Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Tim Andalan Peduli Bantu Pensiunan TNI Eks Kopassus Hidp Sebatang Kara di Jeneponto

badge-check

					Tim Andalan Peduli Bantu Pensiunan TNI Eks Kopassus Hidp Sebatang Kara di Jeneponto Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Hidup dalam kesederhanaan di usia senja, mantan prajurit pasukan elite TNI, Mustari Baso, mendapat bantuan dari Tim Andalan Sulsel Peduli bersama UPZ Pemprov Sulsel dan Jaringan Andalan Sulsel.

Bantuan tersebut diserahkan langsung ke kediaman Mustari di Desa Kaluku, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Mustari Baso, yang kini berusia 82 tahun, tinggal di sebuah gubuk berukuran 2×2 meter. Ia merupakan mantan anggota Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), satuan elite yang kini dikenal sebagai Kopassus TNI AD.

Semasa aktif, Mustari menjalani berbagai misi penting negara, mulai dari Operasi Irian Barat, Operasi Timor Timur, hingga penumpasan sisa-sisa PKI.

Koordinator Tim Andalan Sulsel Peduli, Jumali Sewang, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pejuang bangsa yang telah banyak berjasa namun kini hidup dalam keterbatasan.

“Kami tergerak melihat kondisi beliau. Di momen menjelang HUT ke-80 RI ini, kami ingin menunjukkan bahwa negara dan masyarakat tidak lupa pada jasa-jasa beliau. Ini adalah bentuk kepedulian kami,” ujar Jumali, Selasa (5/8/2025).

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta dukungan moril, diharapkan dapat meringankan beban hidup Mustari dan keluarganya.

Mustari memulai karier militernya di era Presiden Soeharto. Ia menjalani pelatihan berat sebagai prajurit RPKAD, kemudian ditempatkan di berbagai medan tempur.

Tugas terakhirnya adalah di Kodim 1411 Bulukumba, sebelum akhirnya pensiun dengan pangkat Sersan Satu (Sertu) pada tahun 1992.
Kini, di usia senja, Mustari hidup sederhana tanpa banyak fasilitas.

Bantuan yang diberikan menjadi salah satu bentuk penghormatan atas jasa-jasanya sebagai prajurit yang pernah mengabdi untuk bangsa dan negara.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gubernur Sulsel beri bantuan Korban Kebakaran 12 Rumah di Bulukumba

26 April 2026 - 10:11 WITA

Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur

25 April 2026 - 10:00 WITA

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Trending di Pemprov Sulsel