Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Tanpa Alat Safety, Pekerja Bangunan Terjatuh dari Lantai Dua Ruko di Parepare

badge-check

					Proses Evakuasi Korban yang Terjatuh dari Lantai Dua Ruko di Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu) Perbesar

Proses Evakuasi Korban yang Terjatuh dari Lantai Dua Ruko di Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu)

PAREPARE, BERITA.NEWS – Seorang pekerja bangunan mengalami insiden tragis saat membongkar sebuah ruko di Jalan Lasinrang, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Jumat (10/1/2025).

Korban, yang diketahui bernama Sampara, kini tengah dirawat intensif di rumah sakit setempat akibat luka parah di bagian punggung sebelah kanan.

Peristiwa ini terjadi saat korban bekerja di lantai dua bangunan. Menurut keterangan salah satu rekan korban, Ishak, pijakan yang digunakan Sampara tiba-tiba goyah dan tidak mampu menahan bobot tubuhnya, sehingga ia terjatuh ke bawah.

“Dia (korban) sedang bekerja di bagian atas bangunan, lalu tiba-tiba saja pijakannya goyang dan jatuh,” ungkap Ishak.

Setelah terjatuh, tubuh Sampara menghantam puing-puing sisa bongkaran bangunan.

Ironisnya, besi yang berada di antara puing-puing tersebut melukai punggung korban.

“Waktu dia (korban) jatuh, tepat mengenai sisa puing-puing yang dihancurkan, dan di situ masih ada besi yang langsung mengenai punggungnya,” jelas Ishak.

Evakuasi korban dilakukan secara manual oleh rekan-rekan kerja dan warga sekitar menggunakan tangga lipat.

Setelah berhasil diturunkan dari lantai dua, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Minimnya Penggunaan Peralatan Safety
Peristiwa ini memicu keprihatinan terhadap minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD) di lokasi kerja.

Para pekerja yang membongkar ruko tersebut diketahui tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti helm pelindung, harness, atau sepatu khusus.

Ketidakhadiran alat keselamatan kerja menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko kecelakaan di tempat kerja.

“Seharusnya pekerjaan seperti ini menggunakan alat safety untuk menghindari kejadian seperti ini,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Hingga kini, kondisi Sampara masih dalam pantauan intensif tim medis di rumah sakit.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pihak terkait untuk lebih memperhatikan keselamatan kerja guna mencegah insiden serupa terulang kembali. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa