Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Tambang Misterius di Zona Rawan Longsor di Sinjai, Excavator Hilang Sebelum Polisi Tiba

badge-check

					Tim Tipiter Satreskrim Polres Sinjai Turun ke Lokasi Tambang Ilegal. [Foto: Ist] Perbesar

Tim Tipiter Satreskrim Polres Sinjai Turun ke Lokasi Tambang Ilegal. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Aktivitas tambang yang diduga ilegal di Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, mendadak jadi sorotan.

Aparat dari Unit Tipiter Satreskrim Polres Sinjai turun langsung ke lokasi, Selasa (3/3/2026), setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya pengerukan material di wilayah tersebut.

Namun, saat petugas tiba di lokasi, alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan justru sudah tidak berada di tempat.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa pemilik tambang telah lebih dulu mengetahui rencana kedatangan aparat sehingga alat berat tersebut dipindahkan sebelum dilakukan pemeriksaan.

Meski tidak menemukan excavator di lokasi, petugas tetap mendapati bekas aktivitas pertambangan yang cukup jelas terlihat di area perbukitan tersebut.

Banit Tipidter Satreskrim Polres Sinjai, Bripka Muh. Risal AS, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Ada bekas kerukan dari excavator. Sementara ini masih diselidiki siapa pemilik alat dan siapa yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut,” ujarnya.

Warga Resah, Lokasi Disebut Rawan Longsor

Sebelumnya, aktivitas tambang ini telah menimbulkan kekhawatiran warga setempat. Pasalnya, pengerukan tanah dan batuan dilakukan di wilayah yang dikenal memiliki kontur perbukitan dengan kemiringan lereng yang cukup curam.

Dusun Balle sendiri termasuk kawasan rawan longsor, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Warga mengaku trauma dengan kejadian beberapa waktu lalu, ketika insiden longsor menyebabkan satu rumah tertimbun material tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Beberapa waktu lalu insiden tanah longsor pernah terjadi hingga menyebabkan satu rumah warga tertimbun material tanah, meski tidak menimbulkan korban jiwa,” ungkap Zirah, salah satu warga Bulupoddo.

Diduga Tanpa Izin, Tak Ada Papan Informasi Resmi

Warga juga menyebut aktivitas pengerukan dilakukan tanpa adanya papan informasi resmi terkait izin usaha pertambangan di lokasi kegiatan.

Hingga kini, tidak terlihat adanya dokumen perizinan yang dipublikasikan secara terbuka di sekitar area tambang.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa aktivitas tersebut tidak mengantongi izin resmi.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pertambangan tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat, mengingat potensi risiko bencana yang dapat mengancam keselamatan warga jika aktivitas tambang terus berlangsung tanpa pengawasan dan izin yang jelas.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai