Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Soal Pasien Dijemput Paksa, Jubir Gugus Tugas Minta Keluarga Tidak Panik

badge-check

					Juru bicara gugus tugas Covid-19 Bantaeng, dr. Andi Ihsan (baju merah) bersama Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Sultan. Perbesar

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Bantaeng, dr. Andi Ihsan (baju merah) bersama Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Sultan.

BERITA.NEWS, Bantaeng – puluhan warga Bantaeng menjemput paksa seorang pasien yang sedang diisolasi di Rumah Sakit Unum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng, Senin, 13 Juni 2020.

Hal tersebut dilakukan oleh keluarga pasien karena merasa panik. Mereka menduga pasien tersebut akan menjalani karantina di Makassar.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, pasien yang bersangkutan belum positif Corona. Dia menyebut, pasien itu baru akan menjalani swab test sore ini.

Dia menambahkan, pasien itu juga belum akan dirujuk ke Makassar. Pasien itu baru akan dipindahkan ke ruang isolasi untuk penanganan medis selanjutnya.

“Saat ini, pasien itu dalam penanganan tim gugus kecamatan dan puskemas,” jelas dia.

Dia juga meminta agar keluarga pasien tidak panik. Apalagi, kata dia, pasien yang bersangkutan sudah bersedia untuk menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Pasien yang bersangkutan sekarang sudah ada di rumahnya untuk isolasi mandiri,” kata dia.

Direktur RSUD Bantaeng, dr Sultan mengatakan, pasien itu masuk ke RSUD Bantaeng pada 11 Juni lalu dengan riwayat penyakit tertentu. Setelah melalui foto thorax, ditemukan ada indikasi Covid-19.

“Karena ada indikasi, makanya kita ingin simpan di ruang isolasi. Bukan berarti dibawa ke Makassar,” jelas dia.

Dia mengatakan, pasien itu masih harus menjalani swab test. “Pasien yang bersangkutan belum divonis positif Covid-19,” jelas dia.

. SAHARUDDIN

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelayanan Tak Libur! Disdukcapil Bantaeng Pastikan Dokumen Warga Tetap Aman Selama Ramadan

24 Februari 2026 - 18:54 WITA

administrasi kependudukan

Disdukcapil Bantaeng Catat Ribuan Layanan Adminduk Sepanjang 2025, IKD Hampir Tembus 10 Ribu

15 Januari 2026 - 11:22 WITA

data penduduk

500 Eks Buruh Huadi Bangkit! Resmi Bentuk Serikat Baru untuk Lawan Ketidakadilan dan Tuntut Hak yang Tak Dibayar

13 Oktober 2025 - 12:59 WITA

Serikat Buruh

Tiga Kali Keguguran, Eks Buruh PT Huadi Bantaeng Ceritakan Derita di Balik Pabrik Nikel

13 Oktober 2025 - 12:00 WITA

Buruh

Eks Karyawan PT Huadi Bantaeng Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan: Hak Kami Diabaikan

12 Oktober 2025 - 13:00 WITA

PHK Buruh
Trending di Bantaeng