BERITA.NEWS, Paris – Pertarungan sengit penuh drama tersaji pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 saat Paris Saint-Germain (PSG) menaklukkan Bayern Munich dengan skor mencolok 5-4.
Duel panas yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, menjadi salah satu pertandingan paling spektakuler dalam sejarah kompetisi elite Eropa tersebut.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. PSG yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri menunjukkan determinasi tinggi dengan permainan menyerang yang tajam.
Namun Bayern Munich tidak tinggal diam dan terus memberikan perlawanan sengit, membuat pertandingan berlangsung terbuka dengan jual beli serangan yang intens sepanjang laga.
Hujan gol yang tercipta dalam pertandingan ini mencatatkan rekor sebagai semifinal paling produktif dalam sejarah Liga Champions.
Total sembilan gol yang tercipta menggambarkan betapa rapuhnya lini pertahanan kedua tim di tengah tajamnya lini serang masing-masing.
Kemenangan ini juga menjadi tonggak penting bagi PSG. Selain mengamankan keunggulan agregat sementara, hasil tersebut menandai kemenangan ke-100 PSG di fase utama Liga Champions.
Tidak hanya itu, pelatih Luis Enrique kembali mencatatkan pencapaian impresif dengan meraih kemenangan ke-50 bersama PSG hanya dalam 77 pertandingan, menjadikannya sebagai salah satu pelatih tercepat yang mencapai milestone tersebut.
Lebih jauh, hasil ini sekaligus mengakhiri catatan buruk PSG saat menghadapi Bayern Munich. Sebelumnya, klub asal Paris itu selalu menelan kekalahan dalam lima pertemuan terakhir melawan raksasa Bundesliga tersebut.
PSG juga sukses menghentikan laju sembilan kemenangan beruntun Bayern di semua kompetisi.
Meski demikian, peluang masih terbuka lebar bagi kedua tim. Leg kedua yang akan digelar di Allianz Arena pekan depan dipastikan berlangsung tak kalah panas.
Bayern Munich diprediksi akan tampil habis-habisan di kandang sendiri demi membalikkan keadaan, sementara PSG berambisi mempertahankan keunggulan demi mengamankan tiket ke partai final.
Dengan agregat yang masih tipis, duel penentuan nanti diyakini kembali menghadirkan tensi tinggi dan drama yang sulit diprediksi.
![]()





























