Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Sekprov Sulsel Paparkan Capaian Inovasi Pelayanan Publik ke Kemenpan-RB

badge-check

					Sekprov Sulsel memaparkan capaian layanan publik ke Kemenpan-RB. Perbesar

Sekprov Sulsel memaparkan capaian layanan publik ke Kemenpan-RB.

BERITA.NEWS, Makassar – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani memaparkan capaian pelayanan publik Pemprov kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (13/10/2020).

Hayat mengatakan capaian itu juga dapat dilihat dari kepercayaan yang diberikan Kemenpan-RB jadikan Sulsel sebagai hub Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP).

“Hasilnya sangat menggembirakan sejak tiga tahun terakhir ini. Inovasi pelayanan publik mulai bertumbuh dan menyebar dan tidak hanya ada satu OPD tertentu meretapi berbagai wilayah,” kata Abdul Hayat.

JIPP, kata Hayat merupakan salah satu kesempatan yang dapat mendorong perubahan ke arah pembangunan berkelanjutan dalam bidang sosial, ekonomi dan lingkungan hidup. Hal ini sangat sejalan dengan komitmen Pemprov Sulsel.

“Di sinilah salah satu contoh bagaimana memberikan sebuah layanan yang cepat, layanan yang singkat dan layanan yang mudah bertemu dengan Bapak Gubernur. Ketika masyarakat yang ada di luar, yang punya sebuah kepentingan, yang kita harus layani akan segera ditindaklanjuti di tempat ini. Karena itu, saya tidak segan-segan memakai seragam Sulawesi Selatan ini untuk melayani,” ujarnya.

Selain itu, Abdul Hayat juga menjelaskan mengenai pencapaian Sustainable Develompent Goals (SDGs) yang berkaitan dengan pelayanan dan terobosan inovasi dalam pelayanan publik. Inovasi yang dipilih dan diputuskan bersama dengan stakeholder dengan mencermati tujuan yang masih terhitung lambat pencapaiannya.

“Kita satu nafas, kita akan kedepankan pelayanan publik sehingga kita mengatakan tetap melayani masyarakat, bukan sebaliknya yang dilayani oleh masyarakat. Tentunya dengan kondisi ini terutama 24 kabupaten kota yang ada di Puskesmas ini, saya cukup bergembira karena dengan layanan-layanan yang ada tentu kita berharap bahwa ibu hamil, usia sekolah akan sangat menetukan generasi muda ke depan,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, dukungan nyata Pemprov Sulsel dalam berinovasi didukung melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No. 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah. Inovasi yang berhasil di suatu daerah dapat diadaptasi dan direplikasi di daerah lain, sehingga dapat memudahkan orang lain merasa nyaman dalam melakukan aktivitas sosialnya.

“Salah satu kesepakatan pembangunan yang baru adalah kita terus menerus mendorong perubahan yang tentu kita ingin begeser ke arah perubahan yang berkelanjutan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup adalah SDGs (Agenda for Sustainable Development),” tutupnya.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel