Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Ratusan Pegawai Non ASN Pemkab Sinjai Minta DPRD Teruskan Aspirasinya ke Kemenpan RB

badge-check

					Ratusan Pegawai Non ASN Pemkab Sinjai Datangi DPRD. (Foto: Ist) Perbesar

Ratusan Pegawai Non ASN Pemkab Sinjai Datangi DPRD. (Foto: Ist)

SINJAI, BERITA.NEWS – Ratusan Pegawai Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD Sinjai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai pada Rabu, 18 Desember 2024.

Mereka tiba dengan diantar langsung oleh Pj. Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, yang berjalan kaki bersama mereka menuju kantor DPRD untuk menyampaikan keluhan dan harapan mereka.

Setibanya di kantor DPRD Sinjai, para pegawai Non ASN ini diterima oleh sejumlah anggota dewan di ruang penerimaan aspirasi.

Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan permintaan agar DPRD Sinjai segera membawa aspirasi mereka ke Jakarta, tepatnya ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), untuk memperjuangkan nasib mereka yang tidak jelas.

“Kami meminta agar DPRD Sinjai segera ke Jakarta dan menemui pihak kementerian untuk mempertanyakan nasib kami,” ujar Edi Effendi, salah seorang perwakilan pegawai Non ASN.

Selama penyampaian aspirasi, para pegawai Non ASN terlihat tertib dan penuh harapan meskipun ada rasa kesedihan yang mendalam.

Beberapa dari mereka tampak tertunduk lesu, memikirkan masa depan mereka yang kini tidak jelas setelah tidak terdaftar lagi dalam basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Akmal Muin, anggota DPRD Sinjai, menyampaikan komitmennya untuk segera merespons aspirasi tersebut.

“Kami akan segera ke Jakarta untuk memperjuangkan nasib adik-adik pegawai Non ASN yang kini terkatung-katung nasibnya,” ujar Akmal.

Pj. Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyatakan kesedihannya atas kondisi 977 tenaga sukarela di Kabupaten Sinjai yang saat ini tidak memiliki kepastian nasib.

Ia menekankan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan nasib mereka.

“Nasib adik-adik ini akan terus kita perjuangkan. Oleh karena itu, aspirasi ini akan kita bawa bersama-sama ke tingkat yang lebih tinggi, agar ada kejelasan,” ujarnya. Andi Jefrianto juga berjanji untuk terus berusaha menggunakan jalur birokrasi dalam memperjuangkan tenaga Non ASN ini, yang telah lama mengabdi tanpa kejelasan status kepegawaian.

Ratusan pegawai Non ASN ini tersebar di berbagai instansi di Kabupaten Sinjai. Mereka sebelumnya diharapkan dapat diterima dalam pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), namun kini harapan tersebut pupus karena mereka tidak dapat mendaftar akibat tidak terdaftarnya nama mereka dalam database BKN.

Keadaan ini menambah keprihatinan mereka, mengingat jasa dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam pemerintahan Kabupaten Sinjai. Dengan kondisi yang tidak menentu, mereka berharap ada solusi dan perhatian lebih dari pemerintah pusat. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai