Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Puluhan Napi Terorisme Dipindahkan ke Nusakambangan dan Cilacap

badge-check

					Ilustrasi - Lembaga Pemasyarakatan Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. ANTARA/Sumarwoto Perbesar

Ilustrasi - Lembaga Pemasyarakatan Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. ANTARA/Sumarwoto

BERITA.NEWS, Cilacap – Sebanyak 37 narapidana kasus terorisme dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur Bogor, Jawa Barat dan Lapas Cipinang Jakarta, ke Lapas Pulau Nusakambangan dan Lapas Cilacap Jawa Tengah.

Saat dihubungi dari Cilacap, Rabu (19/2/2020), Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Erwedi Supriyatno membenarkan adanya pemindahan puluhan napi kasus terorisme itu.

“Menurut info iya, tapi jamnya belum tahu, tidak bisa diprediksi,” kata dia yang juga Kepala Lapas Batu, Nusakambangan.

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah napi kasus terorisme yang dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur maupun Lapas Cipinang.

Akan tetapi secara keseluruhan, kata dia, jumlah napi kasus terorisme yang dipindahkan ke Pulau Nusakambangan dan Cilacap mencapai 37 orang.

“Yang jelas ke Nusakambangan ada 36 orang dan satu ke (Lapas) Cilacap. Khususnya yang masuk Nusakambangan akan ditempatkan di Lapas Karanganyar sebanyak 30 orang dan Lapas Besi sebanyak enam orang,” katanya.

Sementara saat dihubungi secara terpisah, Kalapas Cipinang Hendra Eka Putra mengakui jika pihaknya memindahkan 16 napi kasus terorisme ke Nusakambangan.

Menurut dia, pemindahan 16 napi kasus terorisme ke Nusakambangan itu dilakukan dalam rangka pembinaan.

“Yang pasti begini, kalau (penanganan napi) teroris itu ada asesmen dan asesor. Jadi mereka di-asesmen, kalau masih dianggap enggak kooperatif, ini kita pindah ke sana (Nusakambangan, red.), dididik di situ,” kata dia yang pernah bertugas di Nusakambangan sebagai Kalapas Pasir Putih dan terakhir sebagai Kalapas Batu.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional