Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Proyek New Port Tahap 1B dan 1C Dikerjakan Mafia Reklamasi Jakarta

badge-check

					Foto : Ilustrasi Perbesar

Foto : Ilustrasi

BERITA.NEWS, Makassar – Makassar New Port (MNP) yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) telah beroperasi. Pelindo IV juga telah memulai pengerjaan Makassar New Port tahap 1B dan 1C dengan nilai kontrak terakhir sebesar Rp 2,8 triliun. 

“1B dan 1C sudah mulai dikerjakan total kontrak yang saya tanda tangani Rp 2,8 triliun, yang kemarin Rp 1,8 triliun dan 300 lebih sekarang Rp 2,8 triliun,” ujar Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang, Kamis (15/8/2019).

Namun ada satu hal yang menarik karena perusahaan yang rencananya melakukan operasi penambangan pasir laut di perairan Takalar dimiliki oleh Miliyuner China bernama Sunny Tanuwidjaya. Sunny Tanuwidjaya merupakan pemegang saham mayoritas dari perusahaan Benteeng Laut Indonesia. Sunny Tanuwidjaya sering berurusan dengan KPK saat terjadi proses hukum di proyek Reklamasi Jakarta ini diduga kuat merupakan Mafia reklamasi di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan keluarnya Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 100/1.01/PTSP/2019
Tentang Izin usaha pertambangan Eksplorasi Pasir Laut kepada PT Benteng Laut Indonesia

Baca Juga :  Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

Atas keterlibatannya beberapa pihak menyatakan penolakannya termasuk Muh Setiawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Muda Celebes Sulsel.

“Kami menolak kehadiran pihak yang diduga kuat merupakan mafia reklamasi di Indonesia dalam proyek strategis nasional ini,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini dianggapnya bisa berefek buruk buat kelanjutan proyek strategis nasional ini. Karena Sunny Tanuwidjaya dianggap sering bermain dilingkaran hitam untuk urusan reklamasi di Indonesia.

Selain LSM, beberapa aktifis mahasiswa di Kota Makassar juga berpendapat demikian. Alfian mahasiswa asal UNM Makassar akan melakukan demonstran jika Gubernur Sulsel memberikan jalan kepada mafia reklamasi itu.

“Kami akan melakukan demonstrasi besar-besaran di Makassar terutama mendesak Gubernur Sulawesi Selatan untuk tidak coba-coba memberikan jalan bagi Mafia Reklamasi seperti ini bermain di Makassar,” tegas Alfian.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

Trending di News