BERITA.NEWS, Sinjai – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Polres Sinjai melalui implementasi Program Peduli Kapolres Sinjai.
Kali ini, Kapolsek Sinjai Barat IPTU Suparman, bersama Bhayangkari mengunjungi warga korban kebakaran di Dusun Sapotengga, Desa Bonto Salama, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Jumat (18/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga korban kebakaran yang terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 10.25 Wita.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Sinjai Barat menyerahkan bantuan berupa paket sembako guna meringankan beban korban pascakejadian.
IPTU Suparman menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga serta memberikan motivasi agar keluarga korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan. Yakinlah bahwa di balik setiap ujian pasti ada hikmah dan rezeki yang lebih baik dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
“Bantuan ini mungkin nilainya tidak besar, namun kami berharap dapat sedikit membantu dan memberikan manfaat. Yang terpenting adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan kita,” tambahnya.
Bantuan sembako yang diserahkan langsung oleh Kapolsek bersama Bhayangkari tersebut disambut haru dan rasa syukur oleh keluarga korban.
Mereka mengaku terbantu dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah yang dialami.
Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Polsek Sinjai Barat bersama Bhayangkari dalam merespons musibah kebakaran tersebut.
“Melalui Program Peduli Kapolres Sinjai, kami ingin menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat yang siap membantu di saat sulit,” ungkapnya.
Program Peduli Kapolres Sinjai merupakan salah satu program sosial Polres Sinjai yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dengan adanya kegiatan sosial tersebut, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang senantiasa hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan.
![]()





























