Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Program MBG Tetap Jalan Saat Libur Nataru, Tapi Sejumlah Siswa di Sinjai Mengaku Tak Kebagian! Ada Apa?

badge-check

					Penyaluran Makanan Bergizi Gratis Program Presiden Prabowo Subianto yang Dibagikan ke Siswa. (Foto: Istimewa) Perbesar

Penyaluran Makanan Bergizi Gratis Program Presiden Prabowo Subianto yang Dibagikan ke Siswa. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Sinjai — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) diklaim tetap berjalan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Program ini bahkan disebut tetap disalurkan kepada siswa meski sekolah sedang libur, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan gizi peserta didik. Selasa, (30/12/2025).

Namun, di balik program tersebut, sejumlah siswa di Kabupaten Sinjai justru mengaku tidak menerima manfaatnya.

Padahal, makanan yang dibagikan selama masa libur bukan berupa hidangan masak, melainkan paket makanan kering berisi buah, biskuit, kacang, roti, dan susu.

Seorang orang tua siswa di SD 107 Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Ambo Tuo (41), mengungkapkan kekecewaannya.

“Anak saya tidak mendapatkan MBG, sementara sekolah lain saya lihat dapat. Mereka bahkan mempostingnya di media sosial,” ujarnya.

Menurutnya, program MBG sangat membantu siswa selama libur sekolah, karena saat liburan anak-anak tidak lagi mendapatkan uang jajan.

Ia menilai kehadiran MBG seharusnya memberi kebahagiaan tersendiri bagi siswa, apalagi di masa libur panjang.

Sementara itu, pihak SPPG selaku penyalur MBG menjelaskan bahwa selama libur sekolah, terdapat dua opsi kebijakan yang diberikan kepada pihak sekolah, menerima atau menolak penyaluran MBG.

“Kemungkinan kepala sekolahnya yang menolak, dengan alasan proses pengambilannya dianggap ribet,” jelas narasumber.

Penyaluran MBG selama libur juga dilakukan secara rapel, yakni untuk jatah tiga hari sekaligus. Bentuk paket yang diterima siswa berupa makanan kering seperti kacang-kacangan, roti, susu, telur, abon, serta buah-buahan.

Kini, muncul pertanyaan besar di kalangan orang tua siswa, jika program tetap berjalan, mengapa masih ada siswa yang tak kebagian?

Masyarakat pun berharap agar penyaluran program ini dapat diawasi lebih ketat, sehingga benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesenjangan antar sekolah.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai