Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Salurkan Ratusan Ribu Bibit Gratis per Januari – Juni 2024

badge-check

					Pemprov Sulsel Salurkan Ratusan Ribu Bibit Gratis per Januari – Juni 2024 Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) telah menyalurkan ratusan ribu bibit gratis ke masyarakat.

Bantuan Ratusan Ribu Bibit/Pohon tanaman Hortikultura terdiri dari 8 komoditas, yakni Durian Musangking, Jeruk siam, Sukun, Alpukat, Nangka, Nenas, Jeruk nipis dan Cabai.

Berdasarkan data Dinas TPH-Bun Pemprov Sulsel penyerahan bantuan bibit gratis per Januari – Juni 2024, untuk Durian Musangking 550.130 pohon untuk 609 kelompok Tani.

Baca Juga: Dinas TPH-Bun: 65 ha Padi di Bantaeng Rusak Akibat Polusi Smelter

Selanjutnya, bibit Jeruk Siam 33.556 Pohon untuk ke 18 kelompok Tani di Kabupaten Sidrap, Sukun ada 25.693 pohon untuk 44 kelompok Tani, Alpukat 40.393 pohon, Nangka 30.000 pohon.

Bibit Nenas 4.000.000 pohon untuk 5 kelompok Tani di Kabupaten Wajo, Bone dan Sinjai dan Barru. Jeruk Nipis 24.999 pohon dan Cabai 83.402 sachet.

Kepala Dinas TPH-Bun Pemprov Sulsel Imran Jausi mengatakan pihaknya telah melatih ratusan penangkar baru untuk mendukung Sulsel Mandiri Benih.

“Kita membangun penangkar di Sulsel kita sudah melatih ratusan penangkar baru, bagaimana memperbanyak tanaman sukun. Kita ingin kurangi ketergantungan dari jawa.

Misalnya cabe. Ini semua mandiri benih untuk Hortikultura, kentang juga sedang kita dorong sekarang,” ucapnya.

Selain itu, Irman Jausi mengatakan Pemprov Sulsel saat juga telah mengantongi sertifikasi untuk bibit sukun. Bisa untuk perjual belikan sebagai nilai tambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Komoditi unggulan kita seperti misalnya sukun, ada dua varietas sudah diminta provinsi NTB dan NTT artinya ini potensi PAD,” ungkapnya.

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel