Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Pemprov dan Tim Korsubgah KPK Selamatkan Aset Senilai Rp 3 Triliun

badge-check

					Rekonsiliasi Korsubgah KPK terhadap Aset pendanaan, personil, prasarana dan dokumen (P3D) Kabupaten/Kota. (BERITA.NEWS/KH). Perbesar

Rekonsiliasi Korsubgah KPK terhadap Aset pendanaan, personil, prasarana dan dokumen (P3D) Kabupaten/Kota. (BERITA.NEWS/KH).

BERITA.NEWS, Makassar – Pemprov Sulsel bersama tim Korsubgah KPK telah lakukan rekonsiliasi aset pendanaan, personil, prasarana dan dokumen (P3D) untuk menginventarisasi sejumlah aset yang tersebar di kabupaten dan kota. Selasa (13/8/2019).

Langkah Korsubgah KPK tersebut sebagai bentuk pencegahan dan penyalahgunaan aset milik Pemprov di beberapa daerah. Yang berada di 4 Dinas, diantaranya pendidikan, kelautan dan perikanan, perhubungan dan kehutanan. nilai aset tersebut ditaksir Rp Rp 3,215,631,781, 991,05. Triliun. 

Diketahui, untuk Dinas Pendidikan aset yang berhasil di inventaris senilai Rp 2, 804,309,692,545,22 T. Sektor Kelautan dan Perikanan Rp 324, 925.372, 429,03 M. Sektor Perhubungan Rp 49.848.146. 941,82 M dan Sektor Kehutanan Rp 36.548.570.074,98 M.

Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman pun sangat mengapresiasi capian tersebut. Khususnya sinergi yang terjaga antara Pemprov, Pemda Kabupaten dan Kota serta komitmen Korsubgah KPK.

Baca Juga :  Munafri Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

“Melalui Pendamping Korsubgah KPK dan komitmen sinergitas provinsi, kabupaten dan kota kita sudah selamatkan Rp 3 Triliun lebih potensi penyalahgunaan aset daerah bindag pendidikan, kelautan dan perikanan, perhubungan dan kehutanan,” ucapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan 

melalui kegiatan tersebut semua dapat berproses dengan baik dan lebih aplikatif. Yang terpenting, kata hayat aset di kabupaten/kota, terutama  masalah pendidikan, kelautan dan perikanan, serta masih banyak lagi.

“Masalah aset harus dikawal dan dipastikan berproses secara efektif. Kenapa sekda yang harus dipanggil, karena sekda di kabupaten/kota secara prinsip, secara teknis merupakan ketua dan yang bisa menghimpun dinas-dinas terkait untuk memastikan kita selalu terbuka mengenai aset-aset yang kita miliki,” ujarnya.

“Sekali lagi, setiap saat terpantau langsung oleh KPK. Karena itulah, hari ini, demi kesejahteraan umum, kita sama-sama duduk bersama. Semoga secara teknis KPK dapat memberikan gambaran mengenai proses kita ini,” pungkasnya.

  • KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

26 April 2026 - 12:31 WITA

Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

25 April 2026 - 18:59 WITA

Appi Dorong KORMI Hidupkan Olahraga Massal se-Kota Makassar

25 April 2026 - 15:02 WITA

Sambut Hari Buruh, Munafri Siapkan May Day Fest di Lapangan Karebosi

24 April 2026 - 17:54 WITA

Trending di Makassar