Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Pemkot Makassar Tutup Sementara Kantin Sekolah, Antisipasi Hepatitis

badge-check

					Kantor Balaikota Makassar (net) Perbesar

Kantor Balaikota Makassar (net)

BERITA.NEWS,Makassar– Dinas Pendidikan Pemkot Makassar tidak memberikan izin kantin sekolah berjualan untuk sementara waktu, antisipasi penyebaran penyakit Hepatitis.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin Mustakim memastikan tidak ada kantin sekolah yang berjualan untuk sementara waktu, khawatir munculnya Hepatitis Misterius.

“Kalau untuk kantin sekolah, saya pastikan tidak ada satu pun sekolah yang kantinnya itu berjualan.

Saat awal merebak COVID-19, kantin kami larang menjual dulu sampai saat ini,” ujarnya. Selasa (10/5/2022).

Ia mengatakan hepatitis akut misterius mulai muncul di Jakarta dan di duga muncul di kota lainnya wilayah Jawa.

Ia pun langsung meminta kepada para kepala sekolah untuk melakukan langkah antisipasi.

Baca Juga :  Gelar Perpisahan Berbayar, Munafri Ancam Kepsek Dicopot

Salah satu permintaannya kepada pihak sekolah adalah meningkatkan penerapan protokol kesehatan dengan tetap meminta setiap murid dan guru memakai masker serta rajin mencuci tangan.

“Sesuai dengan penjelasan dari dokter di dinas kesehatan kalau penularan hepatitis itu dari air liur. Biasanya kantin yang menjual makanan berkuah,

gorengan juga menyiapkan air minum dan gelas. Ini yang menjadi salah satu alasan penularan selain dari kerumunan anak-anak itu,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Pemkot Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengatakan pihaknya telah meneruskan surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada seluruh puskesmas tingkatkan kewaspadaan.

“Pastinya puskesmas semuanya akan mengantisipasi melalui SKDR (sistem kewaspadaan dini dan respons)-nya,” kata Nursaidah.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Makassar Percepat Transformasi Sampah ke Energi, Munafri Bawa Agenda Strategis ke Pusat

22 April 2026 - 14:14 WITA

Wali Kota Munafri Ingin Adopsi Konsep Blok M Jakarta Hidupkan Ekonomi Pasar Sentral Makassar

22 April 2026 - 08:10 WITA

Wali Kota Munafri Konsultasi Tahapan Percepatan PSEL Antang ke Pusat

22 April 2026 - 07:59 WITA

Breaking News! Video 2 Detik Bocor, Diduga Oknum Anggota DPRD di Sulsel Hendak Bermesraan dengan Wanita Muda

22 April 2026 - 00:40 WITA

anggota dprd

Pelajari Konsep Revitalisasi Blok M Jakarta, Appi Rancang Wajah Baru Pasar Sentral

21 April 2026 - 19:17 WITA

Trending di Makassar