Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

DPRD Makassar

Nunung Dasniar Minta Orang Tua Jagai Anak dari Pengaruh Minol

badge-check

					Nunung Dasniar Minta Orang Tua Jagai Anak dari Pengaruh Minol Perbesar

BERITA.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2014 tentang Pengawasan, Pengendalian, Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol, di Hotel Grand Maleo, Sabtu (11/6/2022).

Pada kesempatan itu, Nunung–sapaan akrabnya, berharap masyarakat khususnya tidak lupa dengan regulasi yang diterbitkan tahun 2014 lalu. Ia meminta orang tua jagai anaknya dari pengaruh minuman beralkohol atau minol.

“Kenapa saya angkat tema soal minol, karena ini menyangkut generasi muda agar bebas dari miras dan narkoba,” ujar Nunung Dasniar.

Politisi Gerindra ini tidak ingin generasi saat ini terpengaruhi oleh minol. Pasalnya, mereka ini merupakan pelanjut dari tokoh yang sedang memimpin. Sehingga, perlu ada pengendalian terkait minol.

“Jika kita tidak mengontrol minol ini maka harus mewaspadai akibat dari konsomsi minol,” jelasnya.

Kata dia, tujuan dilaksanakannya sosialisasi perda tentang minol untuk memberikan edukasi ke masyarakat mengenai bahaya dari efek minol. Dengan begitu, pemuda bisa kreatif dan menjauhi tindakan atau hal-hal negatif.

Baca Juga :  Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

Nunung berharap masyarakat ikut berperan dengan membantu menyebarluaskan regulasi ini ke lingkungan masing-masing. Harapannya, informasi yang ada dalam perda bisa diterima dan dipahami warga.

“Kita harap, perda ini bisa disebarluaskan peserta sosialisasi. Saya kita perda ini penting untuk diketahui masyarakat luas,” paparnya.

Terpisah, Narasumber Kegiaran, Basri menjelaskan, perda ini sangat penting untuk diketahui masyarakat, utamanya warga Tamalanrea dan Biringkanaya. Sebah, miras ini menjadi salah satu munculnya tindak pidana.

“Jadi miras ini tidak boleh dijual disembarangan tempat. Ada memang diatur lokasi jual-belinya. Itu, sudah ada di dalam perda,” ujar Basri.

Untuk lokasi yang dilarang, kata dia, salah satunya area publik seperti Mal. Sebab, tempat tersebut merupakan wilayah yang banyak dikunjungi anak-anak. Jangan sampai, mereka terpengaruh dengan minol ini.

“Nah, peran masyarakat hadir disini menyebarluaskan aturan ini. Agar para orang tua mengimbau anaknya tidak mengkonsumsi minol,” jelasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

27 April 2026 - 13:47 WITA

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

26 April 2026 - 12:31 WITA

Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

25 April 2026 - 18:59 WITA

Appi Dorong KORMI Hidupkan Olahraga Massal se-Kota Makassar

25 April 2026 - 15:02 WITA

Trending di Makassar