Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Munafri Warning Lurah Tak Disiplin: Jangan Jadi “Raja Kecil” di Wilayah

badge-check

					Walikota Munafri Arifuddin usai Rapat bersama Camat dan Lurah se Kota Makassar (dok.) Perbesar

Walikota Munafri Arifuddin usai Rapat bersama Camat dan Lurah se Kota Makassar (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menunjukkan sikap tegas terhadap kedisiplinan aparatur wilayah dengan menyoroti absennya sejumlah lurah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persampahan di Makassar.

Dalam forum strategis yang membahas pengelolaan sampah hingga rencana pengolahan menjadi energi listrik tersebut, Munafri tidak hanya menekankan pentingnya kehadiran, tetapi juga komitmen nyata seluruh camat dan lurah sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Orang nomor satu Kota Makassar itu, bahkan memberikan ultimatum dan peringatan keras terkait konsekuensi bagi aparatur yang tidak menunjukkan kedisiplinan tepat waktu rapat dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, persoalan sampah yang kian kompleks tidak bisa ditangani setengah hati, melainkan membutuhkan keteladanan, kekompakan, dan kerja kolektif yang solid dari seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat paling bawah.

Penegasan itu disampaikan dalam Rakor pengelolaan sampah yang digelar di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (6/4/2026), yang sekaligus menjadi momentum evaluasi kinerja aparatur wilayah dalam mendukung program prioritas kebersihan kota.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya keteladanan, kedisiplinan, dan kepemimpinan bagi camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di wilayah.

Dalam arahannya, Munafri menyampaikan bahwa tugas sebagai penanggung jawab wilayah bukanlah hal yang ringan, karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

Oleh karena itu, aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan dituntut mampu menjadi contoh, tidak hanya dalam sikap dan perilaku, tetapi juga dalam hal kedisiplinan waktu.

Baca Juga :  Breaking News! Video 2 Detik Bocor, Diduga Oknum Anggota DPRD di Sulsel Hendak Bermesraan dengan Wanita Muda

“Bagaimana kita bicara soal teladan kalau kita sendiri tidak menghargai waktu. Kehadiran tepat waktu juga bagian dari keteladanan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan roda birokrasi.

Menurutnya, praktik saling melindungi dengan cara yang tidak tepat, seperti menutupi kesalahan atau mencari alasan, bukanlah cerminan kepemimpinan yang baik.

Lebih jauh, Munafri menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan di tingkat wilayah sangat bergantung pada kolaborasi dan kekompakan antara camat dan lurah.

Dia mengingatkan bahwa keduanya harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan yang solid.

“Camat dan lurah itu satu paket, harus bonding. Kalau tidak, pasti ada wilayah yang tertinggal dan itu akan memengaruhi kinerja secara keseluruhan,” seruan Appi.

Orang nomor satu Kota Makassar tersebut juga mengingatkan para Lurah agar tidak memposisikan diri sebagai” raja kecil” di wilayah masing-masing.

Menurutnya, Lurah adalah bagian dari sistem pemerintahan yang bertugas memberikan pelayanan serta menyampaikan informasi dari pemerintah pusat, Provinsi, hingga kota kepada masyarakat.

Munafri menegaskan bahwa ekspektasinya terhadap Camat dan Lurah sangat tinggi. Namun, hal itu diiringi dengan tuntutan agar seluruh jajaran mampu bekerja dalam harmoni, tanpa ada yang tertinggal.

“Ibarat orkestra, semuanya harus selaras. Saya tidak ingin ada yang fals. Lebih baik kita berjalan bersama dengan harmoni daripada ada yang menonjol sendiri tapi merusak irama,” katanya.

Appi bahkan menegaskan siap mengambil langkah tegas terhadap aparatur yang tidak mampu bekerja dalam tim dan menjaga kekompakan.

Munafri berharap seluruh camat dan lurah dapat menjaga kedisiplinan, memperkuat kepemimpinan, serta membangun kerja sama yang solid demi optimalnya pelayanan kepada masyarakat.

“Semua harus berjalan bersama. Tidak boleh ada yang tertinggal,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hadiri Rakor Strategi KIE, Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Atasi Sampah Makassar

23 April 2026 - 19:35 WITA

30 Tahun Berdiri di Atas Fasum, 60 Lapak PKL di Makassar Dibongkar

23 April 2026 - 14:32 WITA

Munafri Pangkas Rp60 Miliar Perjalanan Dinas, Stop Total Randis Baru

22 April 2026 - 18:54 WITA

Makassar Percepat Transformasi Sampah ke Energi, Munafri Bawa Agenda Strategis ke Pusat

22 April 2026 - 14:14 WITA

Wali Kota Munafri Ingin Adopsi Konsep Blok M Jakarta Hidupkan Ekonomi Pasar Sentral Makassar

22 April 2026 - 08:10 WITA

Trending di Makassar