Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Menteri ATR/BPN Target PTSL di Sulsel Tuntas 2024, Singgung Mafia Tanah

badge-check

					Menteri ATR/BPN Target PTSL di Sulsel Tuntas 2024, Singgung Mafia Tanah Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto targetkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Sulsel tuntas akhir 2024.

Hadi Tjahjanto menegaskan hal ini saat kunjungan pertamanya sebagai Menteri ATR/BPN RI di Kantor Gubernur Sulsel. Kamis (30/6/2022) kemarin.

Menteri Hadi dalam kunjungan bahas beberapa hal strategis target pemerintah pusat. Salah satunya percepatan PTSL berjalan sesuai road map yang ada.

“Saat ini Sulawesi Selatan sendiri mencapai 70 persen. Harapan kami di awal 2025 atau akhir 2024 itu sudah selesai semua. Sudah terpetakan dan sudah terdata,” ucapnya.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani yang juga Plh Gubernur ini mendampingi selama pertemuan tersebut.

Selain percepatan program PTSL, Hadi juga menekankan penyelesaian masalah mafia tanah, melalui Satgas Mafia Tanah.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

Ia percaya masalah mafia tanah bisa terselesaikan jika 4 pilar bekerja dengan baik tak Kementerian ATR/BPN, kepolisian, pemerintah daerah dan pengadilan.

“Apabila 4 pilar ini bekerja dengan baik dan tidak ada yang masuk angin, kalau 4 ini sinergi, pasti permasalahan mafia tanah akan selesai,” kata Hadi.

Menteri Hadi menegaskan pihaknya telah berkomitmen menuntaskan permasalahan mafia tanah banyak terjadi. Apalagi sudah menjadi isu nasional dan sangat mendesak untuk dituntaskan.

“Saya sendiri selaku menteri akan turun ke bawah menanyakan secara langsung kepada masyarakat apakah mereka sudah dilayani dengan baik atau permasalahan tanah yang harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hadi juga menjelaskan mengenai lahan-lahan proyek di Sulsel. Pihaknya akan menyelesaikan lahan HGU (hak guna usaha) di Kabupaten Luwu sekitar 32.000 hektar.

Masa pakai lahan tersebut telah selesai dan telah memenuhi syarat untuk diambil kembali.

“Kemudian nanti 30 persen sebagai objek TORA (Tanah Objek Reformasi Agraria) itu akan saya redis (redistribusi) ke masyarakat sekitar dan

sisanya akan kita gunakan untuk pembangunan dalam rangka kesejahteraan rakyat. Kita bikin pertanian atau peternakan di sana,” kata Hadi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Trending di Pemprov Sulsel