BERITA.NEWS,Makassar- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Media Gathering bersama awak masih di Sulawesi Selatan (Sulsel), perkuat koordinasi informasi.
Kegiatan ini berlangsung di Cafe Goodfiled Makassar, dengan mengusung tema “Melek Keuangan : Strategi Investasi Cerdas dan Menghindari Investasi Ilegal” pada Kamis 8 Agustus 2024.

Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sulselbar, Indra Natrsir Dahlan berharap melalui media gathering ini dapat menjadi moment mempererat silaturahmi antara OJK dan insan media.
“Media adalah perpanjangan tangan kami OJK dalam memberikan informasi ke masyarakat. Kami berharap agar kegiatan ini bisa mempererat hubungan media dan OJK,” ungkap Indra.
Kegiatan ini juga sekaligus sosialisasi OJK kepada masyarakat khususnya anak muda untuk berinvestasi di bursa efek atau pasar modal.
Selain itu, Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia mengatakan, anak-anak muda yang akan menjadi pemegang kendali ekonomi khususnya di kegiatan pasar modal, khususnya di kegiatan pasar modal.
“Kami berpesan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki sekarang yaitu waktu, manfaatkan untuk belajar, karena berinvestasi pasar modal perlu belajar,” ungkapnya.
Jeffrey mengungkapkan beredar informasi atau mitos yang mengatakan bahwa berinvestasi di pasar modal tidak diperbolehkan khsususnya dalam ajaran Islam karena dianggap haram.
“Saat ini ada 11 peraturan OJK dan 26 fatwa dewan syariah nasional dari MUI, yang mengatur tentang berinvestasi di pasar modal, jadi berinvestasi di pasar modal sudah ada fatwanya menyatakan bahwa tidak haram,” pungkasnya.
![]()





























