Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

LSM Solidaritas Merah Putih Desak Kajati dan Polda Sulsel Usut Dugaan Pengaturan Proyek di Disdik Sinjai

badge-check

					Ilustrasi perencanaan pembangunan proyek. (dok: Photobyphotoboy/Shutterstock) Perbesar

Ilustrasi perencanaan pembangunan proyek. (dok: Photobyphotoboy/Shutterstock)

BERITA.NEWS, SINJAI – Ikhsan, seorang pegiat antikorupsi dan aktivis dari LSM Solidaritas Merah Putih Sulawesi Selatan, angkat bicara terkait dugaan bagi-bagi proyek di Disdik Sinjai.

Bagi-bagi proyek di Disdik Sinjai itu diduga dimonopoli oleh oknum kontraktor juga disebut sebagai pengatur proyek “Ketua Kelas”.

Istilah Ketua Kelas dalam pengaturan proyek di Sinjai ini santer terdengar di era pemerintahan Andi Seto Asapa-Andi Kartini.

Sorotan ini muncul setelah tersebar rekaman percakapan yang diduga mengungkap pengaturan proyek di Disdik Sinjai.

Rekaman berdurasi 6 menit tersebut memperdengarkan dugaan komunikasi antara seorang kontraktor berinisial (BH) dengan pihak lain (SD).

Dalam percakapan, terungkap adanya pihak yang disebut “Ketua Kelas” yang diduga mengatur distribusi proyek di Disdik Sinjai.

Ikhsan mendesak pihak berwenang, khususnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Sulawesi Selatan, untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami dari LSM Solidaritas Merah Putih Sulawesi Selatan di Makassar mendesak Kajati dan Kapolda Sulsel untuk mengusut tuntas dugaan persekongkolan atas dugaan tindak pidana korupsi yang dapat terjadi pada dugaan bagi-bagi tersebut di Kabupaten Sinjai berdasarkan rekaman yang beredar,” tegasnya, dikutip dari celebesnews.co.id, Jumat (8/11/2024).

Menurut Ikhsan, rekaman ini bisa menjadi bukti awal yang cukup untuk membuka pintu penyelidikan yang lebih mendalam.

Pernyataan Pj Bupati Sinjai TR. Fahsul Falah yang sebelumnya menolak sistem “Ketua Kelas” dalam pengaturan proyek juga disoroti, karena praktik ini diduga tetap berlangsung di Disdik Sinjai.

Dalam rekaman tersebut, selain menyebut nama Kepala Dinas Pendidikan, juga muncul nama seorang Kepala Bidang (Kabid) di Disdik, yang diduga turut terlibat dalam pengaturan proyek.

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Syuaib hingga saat ini tidak memberikan komentar terkait dugaan ini.

Sedangkan Adli Arifin Kabid SD/MI yang dikonfirmasi melalui WhatsApp beberapa haei lalu mengakui bahwa ia sudah mengetahui rekaman tersebut.

Ia menyebut bahwa pihak yang terlibat dalam rekaman juga mendapat bagian proyek.

Kasus ini menunjukkan adanya potensi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan proyek di lingkup Pemda Sinjai.

Khususnya di sektor pendidikan, dan menarik perhatian publik serta pegiat antikorupsi yang menginginkan transparansi dan penegakan hukum yang tegas. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai