Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Lapas Makassar Gelar Pelatihan Meubelair, Bekali Warga Binaan Keterampilan Mandiri

badge-check

					Lapas Makassar Gelar Pelatihan Meubelair, Bekali Warga Binaan Keterampilan Mandiri Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan Pelatihan Kemandirian Meubelair.

Program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan pelatihan meubelair ini terselenggara berkat kerja sama antara Lapas Makassar dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Big Leste Kota Makassar.

Melalui kolaborasi tersebut, peserta mendapatkan pelatihan langsung dari instruktur berpengalaman di bidang pembuatan perabotan dan furnitur, mulai dari teknik dasar pengolahan kayu hingga pembuatan produk bernilai ekonomis.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Makassar, Sutarno, dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural Lapas.

Ketua Panitia kegiatan, Hendrik, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kegiatan Kerja, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian berkelanjutan di lingkungan Lapas Makassar.

Baca Juga :  Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

Dalam sambutannya, Kalapas Sutarno menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi warga binaan untuk mengasah kemampuan dan membangun kepercayaan diri.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal hidup setelah bebas nanti. Tidak hanya teori, tetapi mereka juga akan terjun langsung dalam praktik pembuatan meubelair agar benar-benar memahami prosesnya,” ujar Sutarno.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini merupakan bentuk nyata implementasi program pemasyarakatan yang berorientasi pada rehabilitasi, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial.

Dengan memiliki keahlian bermanfaat, warga binaan diharapkan mampu menjadi individu produktif dan mandiri setelah menjalani masa pidana.

Suasana pelatihan tampak penuh semangat dan antusiasme. Para peserta terlihat fokus mempelajari setiap tahap proses pembuatan meubelair, mulai dari pengukuran bahan hingga tahap finishing.

Kegiatan ini juga menjadi ajang pembentukan karakter kerja keras, disiplin, serta tanggung jawab bagi para warga binaan.

Melalui pelatihan ini, Lapas Makassar terus berupaya mewujudkan visi pemasyarakatan yang produktif, kreatif, dan berdaya guna, sehingga warga binaan benar-benar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Trending di Makassar