Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Kompolnas Minta Masyarakat Dukung Larangan Mudik, Pudji Hartanto: Demi Terhindar dari Covid-19

badge-check

					Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Drs Pudji Hartanto Iskandar. Perbesar

Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Drs Pudji Hartanto Iskandar.

BERITA.NEWS, Makassar – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi penegakan kebijakan larangan mudik yang dilakukan jajaran Korps Lalulintas Polri. Kebijakan dari Pemerintah itu dilakukan untuk mengantisipasi penularan wabah Covid-19.

Menurut Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Drs Pudji Hartanto Iskandar bahwa masyarakat harus berpikir dewasa dan bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah ini, dengan tidak melakukan mudik para perayaan Idul Fitri 1442/Hijriah tahun 2021.

“Pandemi Covid-19 itu virus yang berbahaya. Jadi pilihannya tidak mudik lebaran lebih baik dari pada terpapar Covid-19 yang bisa mematikan,” kata Pudji Hartanto, Jumat (23/4/2021).

Mantan Kakorlantas Polri itu mengatakan, kehidupan masyarakat sangat heterogen sehingga Pemerintah bersikap tegas untuk melarang mudik lebaran tahun 2021.

“Jangan sampai dengan adanya kegiatan mudik lebaran menjadikan angka korban terpapar Covid-19 meningkat lagi sehingga banyak lagi korban meninggal karena Covid-19,” ujar mantan Kapolda Sulsel ini.

Pudji Hartanto berharap kepada Polri agar terus menerus dan secara masif mensosialisasikan tentang imbauan tidak mudik, serta langkah-langkah preventif sampai dengan tindakan represif, serta perlu antisipasi profesional sebelum hari H berlakunya larangan mudik lebaran tahun 2021.

“Selaku anggota Kompolnas, saya mengimbau kepada jajaran Korps Lalulintas Polri yang bertugas agar tindakan represif yang dilakukan jangan sampai bertentangan atau disalahgunakan oleh anggota di lapangan. Anggota di lapangan harus mengikuti dan melaksanakan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ada,” imbau Pudji Hartanto.

Menurutnya, koordinasi personel Lalulintas Polri yang bertugas di lapangan juga diperlukan, terutama bila ada kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) yang berbeda, baik itu antar provinsi ataupun kabupaten/kota, sehingga tidak menimbulkan kontra produktif.

“Tindakan tepat dan tegas dituntut oleh personel Lalulintas Polri yang bertugas di lapangan. Oleh karena itu fungsi pengawasan dan kontrol oleh masing-masing pimpinan Polri di lapangan sangat diperlukan. Saya meminjam istilah jangan sampai menyelesaikan masalah timbul masalah lain,” tegasnya.

Pudji mengatakan, secara umum Pemerintah sudah benar melakukan kebijakan melarang masyarakat mudik lebaran tahun ini. Hal ini demi melindungi warganya agar terhindar dari Covid-19. Di sisi lain, Pemerintah juga berusaha meminimalisir dampak kebijakan tersebut.

“Kepada masyarakat, saya mengajak lebih baik berhenti sejenak untuk kemudian berlari. Artinya tunda mudik lebaran kali ini, Insya Allah Covid-19 hilang dan kita bisa mudik lagi dengan suka cita,” tambah Pudji.

  • Maulana Karim

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional