Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Warga Gunakan Kayu Bakar

badge-check

					ilustrasi: gas elpiji 3 kg bersubsidi. (net) Perbesar

ilustrasi: gas elpiji 3 kg bersubsidi. (net)

BERITA.NEWS, Bantaeng – Selama dua pekan terakhir, sejumlah warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang bersubsidi.

Seperti yang dialami oleh Suti warga Kampung Birea, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng yang sudah beberapa hari terakhir ini terpaksa mengandalkan kayu sebagai pembakaran untuk memasak.

Dia menyebutkan kalau setiap hari dirinya mendatangi penjual tabung gas elpiji 3 kilogram namun selalu saja dikatakan habis atau kosong.

“Saya sudah setiap hari datang mencari di penjual tabung gas namun jawabannya selalu saja sama tidak ada, jadi dengan sangat terpaksa kami gunakan kayu di dapur” ucapnya Selasa (25/8/2020).

Padahal menurut dia sudah hampir semua penjual tabung gas 3 kilogram yang ada di sekitar Pa’jukukang didatanginya namun tetap saja dirinya tidak mendapatkannya.

“Biasanya kemarin kalau ada harganya juga sangat mahal karena sudah mencapai Rp 25 ribu tapi itu bukanji masalah besar yang penting ada yang bisa dibeli tapi ini memang sudah tidak ada yang mau dibeli,” jelasnya.

Sementara itu salah seorang pemilik pangkalan tabung gas elpiji di Kabupaten Bantaeng, Farman mengatakan kalau jatah untuk isi ulang tabung gas elpiji 3 kilogram itu tidak pernah berkurang dan selalu sama dari hari ke hari.

Dia menyebutkan kalau dirinya setiap hari itu selalu mendapatkan jatah 150 unit tabung gas elpiji dari agen.

“Sebenarnya yang menjadi penyebab kelangkaan itu hanya karena saat ini pemakaian meningkat karena banyaknya pesta hajatan yang dilakukan,” jelasnya.

Itu terjadi karena beberapa waktu yang lalu banyak hajatan yang terpaksa ditunda karena situasi pandemi, jadi setelah dapat izin langsung membludak.

Padahal menurutnya, selama ini tidak pernah terjadi hambatan dalam penyaluran.

Menurutnya, dalam harga eceran tabung gas elpiji 3 kilogram selama ini pihaknya hanya menjual sebesar Rp 16.500.

. SAHARUDDIN

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelayanan Tak Libur! Disdukcapil Bantaeng Pastikan Dokumen Warga Tetap Aman Selama Ramadan

24 Februari 2026 - 18:54 WITA

administrasi kependudukan

Disdukcapil Bantaeng Catat Ribuan Layanan Adminduk Sepanjang 2025, IKD Hampir Tembus 10 Ribu

15 Januari 2026 - 11:22 WITA

data penduduk

500 Eks Buruh Huadi Bangkit! Resmi Bentuk Serikat Baru untuk Lawan Ketidakadilan dan Tuntut Hak yang Tak Dibayar

13 Oktober 2025 - 12:59 WITA

Serikat Buruh

Tiga Kali Keguguran, Eks Buruh PT Huadi Bantaeng Ceritakan Derita di Balik Pabrik Nikel

13 Oktober 2025 - 12:00 WITA

Buruh

Eks Karyawan PT Huadi Bantaeng Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan: Hak Kami Diabaikan

12 Oktober 2025 - 13:00 WITA

PHK Buruh
Trending di Bantaeng