Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Kepala Daerah, Tokoh Luwu Raya Merapat ke Rujab Gubernur Sulsel, Bahas Pemekaran

badge-check

					Kepala Daerah dan Tokoh Luwu Raya hadiri undangan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Gubernur (dok) Perbesar

Kepala Daerah dan Tokoh Luwu Raya hadiri undangan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Gubernur (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Setelah beberapa hari ribut soal desakan pemekaran provinsi Luwu Raya dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Gubernur Andi Sudirman Sulaiman terima kedatangan par Kepala Daerah, Tokoh Masyarakat, Pemuda di Rumah Jabatannya. Kamis (29/1/2026) malam.

Kehadiran para Kepala Daerah, Tokoh Masyarakat dan Pemuda Luwu Raya itu membawa satu tujuan bersama yakni menindaklanjuti proses pemekaran ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah.

Terlihat lengkap, Kepala Daerah Luwu Raya, yaitu Bupati Luwu Patahuddin, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam (Ibas) dan Wali Kota Palopo Naili Trisal hadir di Baruga Asta Cita Rujab Gubernur.

Pertemuan ini pun dihadiri lengkap Pimpinan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yaitu
Gubernur Andi Sudirman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan Sekretaris Dinas Jufri Rahman.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Konsultasi Tahapan Percepatan PSEL Antang ke Pusat

Pertemuan ini berlangsung tertutup di Gedung Baruga Asta Cita Rujab Gubernur, sesuai undangan yang beredar acara dimulai sejak pukul 19.00 wita hingga berita ini diturunkan pukul 22.30 wita.

Sebelumnya, aksi demonstrasi menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya menggema hingga berujung pada penutupan akses jalur keluar masuk Wilayah Luwu, memberikan dampak besar pada perekonomian dan aktivitas masyarakat.

Mulai dari antrian panjang terjadi di jalur Trans Sulawesi, harga bahan pokok, bbm, gas melonjak tinggi hingga distribusi terhenti terjadi dalam kurung waktu 5 hari terakhir.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Sambut Hari Buruh, Munafri Siapkan May Day Fest di Lapangan Karebosi

24 April 2026 - 17:54 WITA

Munafri Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

24 April 2026 - 14:09 WITA

Hadiri Rakor Strategi KIE, Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Atasi Sampah Makassar

23 April 2026 - 19:35 WITA

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

30 Tahun Berdiri di Atas Fasum, 60 Lapak PKL di Makassar Dibongkar

23 April 2026 - 14:32 WITA

Trending di Makassar