Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

KemenPAN-RB Pilih Sulsel Tuan Rumah Pembinaan Transformasi Digital Kawasan Timur

badge-check

					KemenPAN-RB Pilih Sulsel Tuan Rumah Pembinaan Transformasi Digital Kawasan Timur Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan.

Hal ini ditandai dengan pembukaan kegiatan Pembinaan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Andi Bakti Haruni, yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyongsong transisi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintah Digital 2026, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.

“Alhamdulillah, Indeks Kematangan SPBE Pemprov Sulsel dalam empat tahun terakhir menunjukkan tren positif,” ujar Andi Bakti Haruni saat membuka acara di Ruang Rapim, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 25 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari.

Pada tahun 2021, indeks SPBE Sulsel tercatat 2,05 (predikat cukup), naik menjadi 2,35 pada 2022 (predikat cukup). Tahun 2023 meningkat menjadi 3,09 (predikat baik), dan pada 2024 melonjak menjadi 3,94 (predikat sangat baik).

“Peningkatan ini adalah bukti komitmen kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan efisien,” tambahnya.

Baca Juga :  SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

Selain capaian indeks, Pemprov Sulsel juga mempercepat pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota. Saat ini progresnya sudah di atas 90 persen. Tiga daerah (Pemprov Sulsel, Pemkab Gowa, dan Pemkot Makassar) telah aktif, sementara 22 daerah lainnya dalam tahap finalisasi.

Pemprov juga berkoordinasi erat dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat ketahanan siber serta meminimalisir gangguan data dan layanan publik.

Adapun Sekretaris Dinas Kominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib, menambahkan bahwa Pemprov Sulsel siap menyesuaikan diri dengan berbagai mekanisme evaluasi yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Apapun yang menjadi model penilaian SPBE menjadi Pemdi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap mengikuti penilaian tersebut dan optimistis nilai indeks SPBE Sulsel akan terus meningkat seiring dengan komitmen serta kolaborasi seluruh perangkat daerah,” tegasnya.

Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah KemenPANRB, Mohammad Averrouce, M.AP, menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi layanan publik untuk mendukung target Indonesia menjadi ekonomi terbesar ke-4 dunia pada 2045.

“Kita dorong di 2045 menjadi nomor empat di dunia. Ini keren kalau Bapak dan Ibu menggerakkan layanan masyarakat, menggerakkan investasi dilakukan. Ini bisa terjadi,” ucapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Trending di Pemprov Sulsel