Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

KBRI Fasilitasi Pemulangan 150 WNI dari Brunei

badge-check

					Petugas KBRI Bandar Seri Begawan memeriksa kelengkapan surat pekerja migran Indonesia yang akan kembali ke tanah air pada Minggu (21/6/2020). (HO-KBRI Bandar Seri Begawan) Perbesar

Petugas KBRI Bandar Seri Begawan memeriksa kelengkapan surat pekerja migran Indonesia yang akan kembali ke tanah air pada Minggu (21/6/2020). (HO-KBRI Bandar Seri Begawan)

BERITA.NEWS, Jakarta – KBRI Bandar Seri Begawan memfasilitasi pemulangan sebanyak 150 warga negara Indonesia (WNI) dari Brunei Darussalam kembali ke tanah air pada Minggu (21/6).

Para WNI yang dipulangkan oleh KBRI dalam penerbangan repatriasi ke-4 tersebut adalah pekerja migran Indonesia yang bekerja di Brunei Darussalam, menurut keterangan KBRI Bandar Seri Begawan yang diterima di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Pemulangan itu merupakan yang keempat setelah penerbangan khusus pertama ke Jakarta untuk memulangkan WNI pada 1 Mei 2020, penerbangan kedua pada 15 Mei ke Jakarta dan penerbangan ketiga ke Surabaya pada 17 Mei 2020.

Dalam penerbangan kali ini, KBRI juga turut memfasilitasi pemulangan satu WNI yang sakit parah, tiga ibu hamil dan satu jenazah.

WNI yang sakit parah akan dibantu BP2MI untuk rawatan lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jakarta, sementara jenazah akan diteruskan untuk disemayamkan di daerah asal.

“KBRI rencananya akan kembali mengadakan penerbangan khusus pada bulan Juli 2020 karena masih banyak pekerja Indonesia yang habis kontrak sementara penerbangan reguler Indonesia-Brunei masih ditutup hingga Agustus,” kata Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko.

Dubes Sujatmiko selanjutnya menjelaskan bahwa penerbangan khusus itu merupakan hasil pendekatan KBRI Bandar Seri Begawan, Royal Brunei Airlines (RBA) dan agen travel setempat mengingat masih ditutupnya penerbangan regular Brunei-Indonesia sejak akhir Maret 2020.

Sejak penerbangan pertama, total 516 WNI telah berhasil dibantu kembali ke Indonesia.

Selain pemulangan warga yang sakit parah dan jenazah, proses kepulangan para warga Indonesia itu bersifat mandiri. Para WNI yang pulang tersebut sebagian besar adalah pekerja migran yang telah habis masa kontrak kerjanya di Brunei Darussalam.

KBRI Bandar Seri Begawan juga telah membekali setiap WNI yang pulang dengan sarung tangan, masker penutup mulut, dan surat keterangan jalan.

Selain itu, kepada setiap WNI diberikan kartu kuning (Health Alert Card) dari Kementerian Kesehatan RI yang harus diisi.

Setiba di Indonesia, mereka akan menjalani prosedur penanganan pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia, termasuk tes usap (swab test) COVID-19 dan karantina selama 14 hari.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional