Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Kakanwil Sulsel Resmikan Pabrik Garmen Lapas Kelas 1 Makassar 

badge-check

					Peresmian Pabrik Garmen di lapas Kelas 1 Makassar. (BERITA.NEWS/Andis). Perbesar

Peresmian Pabrik Garmen di lapas Kelas 1 Makassar. (BERITA.NEWS/Andis).

BERITA.NEWS, Makassar – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Sulawesi Selatan (Sulsel) Harun Sulianto, meresmikan pabrik Garmen di lapas Kelas 1 Makassar Jalan Sultan Alauddin, Kelurahan Rappocini, Kamis (16/7/2020).

Pengadaan pabrik Garmen dibawah naungan Amura Pratama selaku investor, dan mendapatkan penghargaan dari Kakanwil Sulsel.

Menurut Kakanwil Sulsel penghargaan diberikan sebagai langkah yang di ambil Amura Pratama dalam memberikan Edi kasi serta menyediakan mesin jahit sebagai bentuk pemberdayaan kemanusiaan di area lapas.

“Terima kasih kepada investor yang sudah mau investasi disini, karena ini kan program kemanusiaan yang untungnya masih lama poinnya, tapi karena ini panggilan hati dari investor kita. Kita berharap ini menjadi salah satu model pembinaan kemandirian di lapas Indonesia,” tutur Harun Sulianto.

Selain itu, kata Harun kehadiran pabrik Garmen di dalam lapas dapat memberikan pendidikan tentang inovasi dalam membentuk kemandirian para narapidana baik selama masa tahan serta setelah menjalani pidana.

“Jadi ini adalah bagin daripada untuk menyukseskan pembinaan kemandirian di lapas, agar warga binaan ini menjadi warga negara yang baik dan berguna selama dan setelah dia menjalani pidana. Nah ini buktinya inovasi untung karena keperluan APD selama belum ada vaksin kan terus karena masker,” lanjutnya.

Perlu diketahui, pihak Amura Pratama tercatat mempekerjakan sebanyak 100 napi setelah melalui proses seleksi asesmen psikologi serta pelatihan selama 20 hari. Hal ini tentu membentuk tenaga profesional di bagian penjahitan.

“Kami mempekerjakan sebanyak 100 orang dan di latih terus, dan nanti mungkin akan bertambah terus. Mereka di pilih berdasarkan asesmen psikologi, jadi sudah profesional dan mereka yang terpilih ini dengan asesment yang saya bilang tadi,” papar Andi Fahrul Amsal selaku Direktur Amura Pratama

“Kita berharap dia bisa mandiri karena menjahit ini kan semua orang perlu jahitan kan, jadi apa lagi sekarang banyaknya yang perlu APD dan masker,” tutupnya.

  • Andis

Loading

Comments

Baca Lainnya

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

26 April 2026 - 12:31 WITA

Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

25 April 2026 - 18:59 WITA

Appi Dorong KORMI Hidupkan Olahraga Massal se-Kota Makassar

25 April 2026 - 15:02 WITA

Sambut Hari Buruh, Munafri Siapkan May Day Fest di Lapangan Karebosi

24 April 2026 - 17:54 WITA

Trending di Makassar