Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

JK Soal Habibie: Beliau Sosok Negarawan Panutan

badge-check

					BJ Habibie dan Jusuf Kalla. Perbesar

BJ Habibie dan Jusuf Kalla.

BERITA.NEWS, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenang Presiden ke-3 RI BJ Habibie sebagai sosok negarawan yang pantas menjadi panutan bagi generasi muda bangsa saat ini, atas kiprahnya di pemerintahan dan pengembangan teknologi.

“Beliau telah menghabiskan waktunya untuk membangun bangsa ini dalam dua hal yang sangat penting, teknologi dan juga demokrasi bagi bangsa ini. Oleh karena itu, bagi kita jasa seorang negarawan harus menjadi panutan kita semua,” kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (12/9).

Menurut JK, tidak mudah bagi seseorang untuk dapat mengemban tugas sebagai negarawan sekaligus mengabdikan diri di bidang teknologi. Namun, BJ Habibie dapat menjalankan dua fungsi itu dengan baik.

“Beliau mengabdikan dirinya dalam teknologi sekaligus juga negarawan. Tidak mudah menyatukan hal itu,” tambahnya.

JK juga mengagumi ide BJ Habibie dalam pengembangan teknologi dan juga mengenalkan teknologi kepada generasi muda.

“Saya mengenal beliau karena ide-ide beliau yang dulu banyak hal, termasuk dia sangat senang untuk memberikan penjelasan kepada generasi muda soal IPTEK,” tambahnya.

Sebelumnya JK menyempatkan untuk menjenguk BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto pada Selasa (10/9), namun saat itu JK tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Habibie karena kondisi kesehatannya.

Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia Rabu (11/9), pukul 18.05 WIB, di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, dalam usia 83 tahun. Ketua Tim Dokter Kepresidenan RI, Azis Rani, mengatakan Habibie mulai dirawat di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Selama menjalani perawatan medis, BJ Habibie ditangani tim dokter spesialis di bidang penyakit jantung, penyakit dalam dan penyakit ginjal. Sebelumnya, Habibie sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jerman karena mengalami kebocoran klep jantung.

Semasa hidupnya, BJ Habibie pernah menjabat sebagai Presiden ke-3 RI, Wapres ke-7 RI, serta Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia.

BJ Habibie pernah menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung dan Universitas Teknologi Rhein Westfalen (Rheinisch-Westflische Technische Hochschule) Aachen, Jerman, hingga meraih gelar doktor. (Ant)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional