Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Kesehatan

Jangan Lupa Konsumsi Makanan Bergizi Usai Pulih dari COVID-19

badge-check

					Ilustrasi telur (Pixabay) Perbesar

Ilustrasi telur (Pixabay)

BERITA.NEWS, Jakarta – Anda yang sudah pulih dari COVID-19 disarankan tetap menjaga imunitas tubuh salah satunya melalui konsumsi makanan bergizi yang cukup khususnya protein.

“Protein merupakan salah satu zat gizi makro yang menjadi sumber pembentukan sel imun dan antibodi dalam tubuh. Setidaknya, penyintas COVID-19 disarankan untuk memakan tiga porsi protein sehari,” kata Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS dalam siaran persnya, Kamis (26/8/2021).

Berbagai jurnal penelitian internasional menyebutkan pentingnya protein dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Apabila Anda tak yakin apakah asupan protein harian yang dikonsumsi mencukupi, Anda mencoba meminum suplemen makanan kaya protein dan asam amino sebagai tambahan.

Di sisi lain, Anda juga sebaiknya tetap memperhatikan kondisi kesehatan Anda. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), waktu pemulihan bagi mereka yang sudah sembuh dari COVID-19 akan tergantung dengan keparahan penyakitnya dan tipikal gejala yang dialami.

Usai mendapatkan hasil tes PCR negatif, tubuh tidak dengan otomatis dapat kembali normal. Seperti dilansir dari The Pharmacy Times, disebutkan 87,4% orang yang pulih dari infeksi COVID-19 masih melaporkan mengalami setidaknya satu gejala seperti kelelahan dan sesak napas.

Berdasarkan beberapa penelitian, pasien yang telah sembuh dari COVID-19 memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap penyakit lainnya, setidaknya dalam waktu singkat.

Selain itu, penyintas COVID-19 juga kerap mengalami gejala emosional. Laporan ilmiah yang dipublikasikan US Pharm pada tahun 2021 menunjukkan pasien yang pernah memiliki riwayat positif COVID-19 memiliki tendensi untuk menderita kecemasan, disregulasi emosi, dan perburukan kondisi mental yang sebelumnya sudah ada.

Hal lain yang tak kalah penting, Anda disarankan tetap menerapkan protokol kesehatan dan mendapatkan vaskinasi (apabila belum). Penyintas COVID-19 memiliki kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 selama sekitar 8 bulan atau lebih.

Meski begitu, kasus terjadinya infeksi berulang masih dapat terjadi. Ini artinya, meski telah sembuh, protokol kesehatan tetap harus diterapkan.

Penyintas COVID-19 tetap harus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas atau aktivitas di luar rumah.

Studi dari MMWR juga menyebutkan, penyintas yang telah mendapatkan vaksin memiliki kemungkinan reinfeksi lebih rendah daripada mereka yang tidak.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

ecoCare Pest Control Solusi Kendalikan Hama Pengganggu Struktur Bangunan

19 Februari 2026 - 19:59 WITA

Pertamina Luncurkan CANDI POSITIF untuk Warga Pesisir Bitung

10 Februari 2026 - 09:32 WITA

ecoCare Hygiene Hadirkan Layanan dan Produk Sanitasi Lingkungan Bisnis Modern

4 Februari 2026 - 16:26 WITA

Awal Tahun dengan Nurani, Taruna Ikrar Menanam Pohon dan Memastikan Obat Aman bagi Masyarakat

2 Januari 2026 - 15:02 WITA

Kanker Serviks Tewaskan Dua Perempuan per Jam: BPOM–Korpri Gerakkan Satu Juta Vaksinasi HPV untuk ASN Seluruh Indonesia

11 Desember 2025 - 20:36 WITA

Trending di Kesehatan