Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Takalar

Jalan Beton 2019 Habiskan Ratusan Miliar Diduga Mark Up, Bupati Takalar Bungkam

badge-check

					Jalan Beton 2019 Habiskan Ratusan Miliar Diduga Mark Up, Bupati Takalar Bungkam Perbesar

BERITA.NEWS, Takalar – Sejumlah titik pekerjaan jalan beton APBN atau DAK tahun 2019 menghabiskan ratusan miliar di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan diduga mark up hingga merugikan keuangan negara. 

Proyek jalan beton di Bulukunyi-Barana misalnya yang menuai kritikan. Proyek yang dikerja PT Jeniver ini dinilai amburadul dan diduga melenceng dari petunjuk tehnis.

” Sudah hampir setahun perusahaan ini mengerjakan proyek jalan beton di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Takalar, hanya saja realisasi pekerjaannya patut dipertanyakan. Seperti pekerjaan jalan beton poros Bulukunyi – Barana, jalanan beton disana menghasilkan debu tebal setiap hari,” Ungkap Yusuf Karma, salah satu Rekanan di Kabupaten Takalar.

Kepala Bidang Bina Marga, Asraruddin Rukka mengatakan, saat ini progres pekerjaan jalan beton milik PT Jenifer sudah mencapai 80 persen.

” Pekerjaan jalan betonisasi PT Jenifer sudah mencapai 80 persen di sejumlah ruas dan pengawalan ketat berdasarkan tupoksi kami terus berlangsung di lapangan, bahkan PPK setiap hari mengontrol progres kegiatan tersebut,” Kata Asraruddin Rukka.

Baca Juga :  Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

Ada pun empat ruas jalan beton yang dikerjakan oleh PT Jenifer di Takalar yakni, ruas Jalan Malewang – Maronde, ruas jalan Bantinoto – Cakura, ruas jalan Bulukunyi – Barana dengan ruas jalan Malolo bmBorong Ra’ misi.

Selain itu proyek jalan betonisasi yang menelan anggaran tepatnya senilai Rp 10.933.364.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 tersebut, diketahui dikerjakan oleh PT. Diego Putra Konstruksi.

Proyek pengerjaan jalan betonisasi sendiri, beber Kadir, terdapat pada poros jalan daerah Galesong-Limbung, kemudian berlanjut ke poros jalan Bontomanai-Taipa, serta poros jalan Bontomanai- Balang.

Sementara itu, Bupati Takalar Syamsari Kitta saat dikonfirmasi BERITA.NEWS memillih bungkam. Senada juga Nasaruddin Nombong Kadis PU Takalar enggan menanggapi proyek jalan beton yang disorot tersebut.

Kadir Wokanubun, Direktur Anti Corruption Committee Sulawesi menduga kuat terjadi pengurangan volume kerja pada sejumlah proyek jalan beton di Takalar.  Karena hampir beberapa ruas jalannya sudah retak-retak padahal pengerjaannya barusan selesai tapi belum diserahterimakan. Polda dan Kejati harus segera usut kasus ini.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Duel Berdarah di Sinjai Timur! Ayah dan Anak Luka Parah, Nelayan Diamankan Polisi

20 April 2026 - 10:49 WITA

penganiayaan

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Baterai Tower di Makassar, Dua Pelaku Ditangkap

20 April 2026 - 09:32 WITA

Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

19 April 2026 - 09:58 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan
Trending di Hukum dan Kriminal