BERITA.NEWS, Sinjai – Jalan berlubang di Jalan Bulu Salaka, akses utama ke Pasar Sentral Sinjai bagian bawah, kembali menuai kritik dari masyarakat.
Dua lubang besar yang menganga tepat di jalur satu arah tersebut dinilai sangat membahayakan pengendara dan memperparah arus lalu lintas harian.

Lubang yang dalam dan dibiarkan terbuka itu berada di titik strategis jalur perdagangan warga.
Ironisnya, meski statusnya jalan satu arah, masih banyak kendaraan melawan arus yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Hingga kini, belum ada tanda-tanda perbaikan berarti dari pemerintah.
“Sudah banyak yang mengeluh, tapi belum juga ada perbaikan. Ini sangat membahayakan,” ujar Ardi, salah satu pedagang di Pasar Sentral Sinjai, Senin (7/7/2025).
Ardi menilai, kerusakan jalan ini bukan hanya menghambat aktivitas jual beli, tetapi mencerminkan buruknya respon Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Pasar ini pusat ekonomi warga. Masa jalan rusak parah dibiarkan? Jangan tunggu ada korban dulu baru bertindak,” tegasnya.
Warga menyayangkan lambannya tindakan dari Dinas PUPR Sinjai. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, Haris Achmad, sebelumnya menyampaikan bahwa Pemda telah menganggarkan Rp3 miliar dari APBD parsial tahun ini untuk perbaikan sejumlah ruas jalan.
“Jalan berlubang akan digali dulu, kemudian ditambal menggunakan aspal atau hotmix,” ujarnya, dikutip dari Tribun Timur.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan belum ada pengerjaan signifikan di titik-titik yang rusak parah, termasuk di sekitar Pasar Sentral.
Kondisi ini menambah keresahan warga yang berharap adanya tindakan konkret, bukan sekadar janji anggaran.
Kondisi jalan rusak ini juga dinilai memperburuk citra Kota Sinjai di mata pengunjung dan mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap fasilitas publik yang vital.
Warga mendesak agar penanganan infrastruktur tidak lagi ditunda, mengingat potensi kerugian dan bahaya yang terus mengintai pengguna jalan setiap hari.
![]()





























