Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Jadi Ketua KPK, Begini Program Firli Bahuri

badge-check

					Firli Bahuri menjalani uji publik di hadapan pansel dan panelis di gedung Sekretariat Negara Jakarta. (Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia) Perbesar

Firli Bahuri menjalani uji publik di hadapan pansel dan panelis di gedung Sekretariat Negara Jakarta. (Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia)

BERITA.NEWS, Jakarta – Irjen Firli Bahuri dipastikan akan menduduki kursi ketua KPK periode 2019-2023 setelah Komisi III DPR memilihnya secara aklamasi, Jumat (13/9) dini hari.

Sebelumnya, saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan, di hadapan Komisi III DPR, Firli Bahuri mengatakan apabila dirinya menjadi komisioner KPK 2019-2023, ingin agar lembaga tersebut melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi yang berfokus dalam upaya pengembalian kerugian negara dan pengembalian aset negara.

“Ada sesuatu yang dikerjakan, kembalikan kerugian negara dan pengembalian aset negara,” kata Firli dalam uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/9).

Dia mengatakan upaya pemberantasan korupsi bukan hanya menghukum badan dengan memasukkan orang ke dalam penjara. Namun bagaimana menekan kerugian negara dan kerugian ekonomi negara.

Selain itu menurut Firli Bahuri, kerja koordinasi, supervisi dan sinergi KPK dengan lembaga penegak hukum selama ini belum maksimal.

Hal itu menurut dia karena divisi koordinasi dan supervisi di KPK belum berdiri sendiri, melainkan masih menjadi sub-divisi Deputi Pencegahan.

“Koordinasi dan supervisi harus menjadi bidang sendiri, karena itu tugas pokok KPK. KPK ke depan harus disesuaikan dengan tugas pokoknya,” ujarnya.

Firli mengatakan telah menyiapkan 13 program apabila terpilih menjadi komisioner KPK, empat diantaranya merupakan program yang berjalan secara berkesinambungan.

Keempat program tersebut adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) KPK yang unggul namun tidak bisa dilaksanakan dalam waktu satu tahun.

“Kedua, penguatan sistem mitigasi, ketiga penguatan implementasi regulasi pengembalian aset negara dan keempat peningkatan koordinasi antar-lembaga,” katanya.

Selain itu, Firli menilai penguatan koordinasi kelembagaan KPK menjadi fokus yang akan dikerjakannya apabila menjadi komisioner KPK karena ibarat kapal yang berjalan menempuh samudera luas, kalau mau selamat maka semua awaknya harus satu tujuan. (ant/jpnn)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional