Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Imunisasi Diperluas, Pemkab Sinjai Targetkan Penanganan Cepat KLB Campak

badge-check

					Imunisasi Campak di Salah Satu Sekolah TK Negeri Sinjai. [Foto: Ist] Perbesar

Imunisasi Campak di Salah Satu Sekolah TK Negeri Sinjai. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mempercepat pelaksanaan imunisasi melalui program Outbreak Response Immunization (ORI) guna menekan penyebaran campak di tengah status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang masih berlangsung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, turun langsung memantau pelaksanaan imunisasi di Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (7/4/2026). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah TK Negeri 10 Sinjai Utara.

Di wilayah tersebut, layanan imunisasi dipusatkan di tujuh titik, meliputi TK, PAUD, hingga Posyandu. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan dan mempercepat pencapaian target harian imunisasi.

“Pelayanan kita sebar di tujuh titik agar menjangkau lebih banyak anak. Harapannya, target harian bisa terpenuhi,” ujar Andi Jefrianto yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sinjai.

Ia menegaskan, kondisi KLB campak membutuhkan respons cepat dan keterlibatan lintas sektor. Tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah kecamatan, kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi kunci dalam memutus rantai penularan dan mengembalikan kondisi daerah ke status normal.

Namun, di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala, di antaranya penolakan imunisasi oleh sebagian orang tua. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terkait pentingnya imunisasi.

“Edukasi terus kita lakukan. Anak yang tidak diimunisasi berisiko menjadi sumber penularan,” jelasnya.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak usia 9 hingga 59 bulan, agar segera membawa anak mereka ke posko imunisasi terdekat.

Dengan percepatan program ORI ini, Pemkab Sinjai berharap penyebaran campak dapat segera dikendalikan dan status KLB bisa segera diakhiri.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai