Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

IMIKI dan Organisasi Mahasiswa Se-kota Makassar Diskusikan Pluralisme dan Toleransi

badge-check

					Diskusi Pluralisme dan  Toleransi Beragama. (BERITA.NEWS/KH) Perbesar

Diskusi Pluralisme dan Toleransi Beragama. (BERITA.NEWS/KH)

BERITA.NEWS, Makassar – Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IMIKI) cabang Makassar diskusikan pluralisme w toleransi bersama beberapa organisasi mahasiswa seperti, HMI, PMII, GMNI dan Pengurus BEM se-kota makassar di warkop 115 Jalan Toddopuli Raya.

Dalam diskusi tersebut, hadir pembicara Pembina Buddha Sulsel Miguel Dharmadjie mengajak kelompok intelektual kampus seperti Lensa Demokrasi menjadi pilar yang senantiasa menjaga kedamaian dan toleransi beragama.

“Banyak orang yang tahu tentang tolerant tapi tidak paham, banyak juga yang paham tapi belum bersikap toleran. Nah, yang kita inginkan semua bisa sampai pada tingkat akhirnya yakni pluralisme, jika itu tidak dijaga baik akan jadi pemecah kehidupan bernegara,” ujarnya.

Pembicara lainnya, yakni Wakil Direktur PPs UIT Makassar, Dr Patawari SHI MH mengatakan dalam ajaran agama Islam, hubungan antar sesama manusia harus bisa dijaga dengan baik.

Baca Juga :  Menteri Agama Nasaruddin Umar Sebut Media Profesional Kunci Menjaga Kerukunan Bangsa

“Tidak ada hal yang bisa dilakukan tanpa melibatkan orang lain. Makanya, hubungan sesama manusia harus tetap dijaga dengan mengedepankan toleransi beragama,” ungkapnya.

Selanjutnya Pembicara Ketiga  Dosen Komunikasi Lintas Agama dan Budaya UIN, Jalaluddin Basyir mengatakan, tak hanya hubungan antar manusia, dengan alam pun juga sangat penting untuk dijaga. Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari manusia lain dan juga alam.

“Kerusakan alam dan pencemaran lingkungan yang dilakukan manusia akan berakibat dan berdampak dalam kehidupan kita,” ujarnya.

“Bencana banjir contohnya, akan melanda jikalau penebangan pohon dan pengerukan tanah dilakukan secara terus menerus tanpa memperhatikan aspek ekologisnya,” ujarnya.

.KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Menteri Agama Nasaruddin Umar Sebut Media Profesional Kunci Menjaga Kerukunan Bangsa

14 Juni 2026 - 23:11 WITA

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Kanan) menegaskan media profesional berperan penting menjaga kerukunan dan persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital dan media sosial. (Fofo: Ist)

Lima Siswa Terbaik SMPN 23 Sinjai Ikuti OSN, Ujian Digital Berlangsung Tertib

11 Juni 2026 - 18:38 WITA

ujian

FH Universitas Sawerigading dan DPN PERADI Kembali Lahirkan Calon Advokat Profesional

9 Juni 2026 - 13:34 WITA

Penutupan PKPA Angkatan IX kerjasama FH Universitas Sawerigading dan DPN PERADI di Aula Universitas Sawerigading Makassar, Minggu (7/6/2026). Foto: Berita.News

Minim Kecurangan, UAS SMPN 23 Sinjai Gunakan Sistem Ujian Berbasis Teknologi

8 Juni 2026 - 19:46 WITA

ujian

Forum Komunikasi Publik Kemendikdasmen Bahas Pendidikan Berkualitas di Makassar

23 Mei 2026 - 16:54 WITA

Trending di Pendidikan