Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

IDI dan PPNI Parepare Gelar Senam Jantung Sehat dan Simulasi BHD di Hari Kesehatan Dunia

badge-check

					Simulasi Pertolongan Pertama BHD. (Foto: Ist) Perbesar

Simulasi Pertolongan Pertama BHD. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Parepare – Dalam rangka memperingati World Health Day (WHD) atau Hari Kesehatan Dunia 2025, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Parepare menggelar kegiatan senam jantung sehat serta simulasi Pertolongan Pertama Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Acara ini berlangsung di Taman Mattiro Tasi, Jalan Mattiro Tasi, Kota Parepare, Minggu (21/09/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Don’t Miss A Beat” ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung dan mengenali tata laksana penanganan awal jika menemukan seseorang yang mengalami henti jantung mendadak.

Ketua Panitia WHD 2025, dr Asni Mustafa, mengungkapkan bahwa penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.

“Kami melaksanakan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar senantiasa menjaga pola hidup mereka supaya jantung tetap sehat,” ujarnya.

Selain senam jantung sehat, masyarakat juga diperlihatkan praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Menurut dr Asni, simulasi tersebut penting agar warga mengetahui langkah yang tepat jika mendapati orang terjatuh tiba-tiba tanpa denyut nadi.

“BHD memperlihatkan bagaimana tata laksana yang benar apabila mendapatkan orang yang tiba-tiba pingsan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr Asni menuturkan bahwa penyakit jantung kini tidak hanya menyerang usia lanjut.

“Tercatat, 2,5 juta orang terserang penyakit mematikan ini. Jika berdasarkan jurnal umumnya menyerang usia 60 ke atas, namun realitanya kini usia penderita semakin muda,” paparnya.

IDI Parepare memastikan pemberian edukasi pola hidup sehat dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menekan angka kematian akibat penyakit jantung, baik di Sulawesi Selatan maupun secara nasional.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Berantas Narkoba, Pemkot Parepare Bentuk ULT P4GN

23 April 2026 - 21:14 WITA

tasming hamid

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Lumpue, Pemkot Parepare Siapkan Bantuan Darurat

22 April 2026 - 18:10 WITA

kebakaran

Wali Kota Parepare Soroti Peran ASN dan Tegaskan Gaji Tak Boleh Lewat Tanggal 1

20 April 2026 - 19:16 WITA

gaji asn

Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

15 April 2026 - 20:04 WITA

wafat

Sambut HUT ke-66 Parepare, Tenaga Kesehatan PKM Lumpue Kompak Kenakan Busana Adat

14 April 2026 - 12:17 WITA

hut parepare
Trending di Parepare